Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sahabat Beda Gender 《LyBi》

Sahabat Beda Gender 《LyBi》

Tentu mereka tak menyangka, selama ini laki-laki itu sangat irit dengan ucapannya. Refleks Raka menggigit bahu putrinya. "Dar. Dia adik kamu? Coba panggil Pak Ustad, kali aja dia setan yang lagi nyamar jadi Bian." "Jangan digigit! Dara nggak mau kena rabies. Nah, kan? Rabiesnya mulai menjalar ke tubuh Dara!" perempuan itu mengeluarkan tanduknya, dia mengusap bahunya menggunakan tisu berulang kali seolah gigitan ayahnya mengandung rabies yang mematikan.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai lirik wiro sableng
Baca
+Pustaka
Sugar Baby Sang Pemuas Nafsu

Sugar Baby Sang Pemuas Nafsu

“Pastikan narasinya sempurna. Pastikan tidak ada celah yang bisa dibela oleh pengacara mana pun. Jika kau berhasil membuat jalang itu membusuk di sel, aku akan memberikan berapa pun yang kau inginkan sebagai bonus.” Hendry menerima koper itu, membukanya sedikit, dan tersenyum puas melihat tumpukan uang seratus dollar di dalamnya. “Anda sangat dermawan, Nona Natasha. Baiklah, aku akan mulai menyusun naskahnya. Kita akan membuat seolah-olah Nona Kiara adalah malaikat pencabut nyawa yang cantik.” “Kapan kau bisa menyelesaikannya?”
1037.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai lirik wiro sableng
Baca
+Pustaka
Kau yang Diantaranya

Kau yang Diantaranya

a (Wira Gondrong Sableng): 'Weuh.' [send] Matanya sudah berat ingin sekali tertidur, tapi hanya beberapa meter lagi ia sudah akan sampai di depan gang. Treet! [From WirGoSa] 'Terus elu di mana? Gua di depan rumah lu dari tadi ini!'
8.55.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai lirik wiro sableng
Baca
+Pustaka
 GOLOK SETAN

GOLOK SETAN

sambut Naga Lodra. "Hiiiiiaaaaattt." Wiro Sabrang memandang mata Naga Lodra yang tampak memandang remeh kepada lawannya. Wiro Sabrangpun mengerahkan tenaga dalam sambil menarik nafas dalam.. "Hiiiiaaaaatttt" "Wuuuuuzzzzz!!!" "Bluuuaaaaarrrr"
109.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 331 kali sebagai lirik wiro sableng
Baca
+Pustaka
Perempuan Berkhodam Pesinden

Perempuan Berkhodam Pesinden

Aku lagi bang wingo wingo Jin setan kang tak utusi Dadyo sebarang Wojo lelayu sebet Tak utusi dadyo sebarang Setan, jin, pocong, danyang Dak lingsirake, dak gubahake Lir sedhoyo lelampahan Tak jaluk ojo marani Setan, jin, pocong, danyang Lir sedhoyo, ojo tangi Minggira seduluran" Nyanyian itu terus diulang-ulang oleh Sulastri hingga lawannya terlihat lemah tak berdaya. Melihat sebuah celah untuk melumpuhkan lawan, Ia segera mendekat dan mengikat selendangnya tepat di lawannya, hingga sang lawan menyerah dan memilih untuk menghilang.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai lirik wiro sableng
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Sengsarakan

Istri yang Kau Sengsarakan

lirih Nayara. Nayara menatap malam yang begitu gelap, dia harus menempuh perjalanan sejauh tuju kilometer dari rumah sakit ini ke kontrakannya di malam selarut ini. Nayara bahkan tidak punya uang untuk memesan angkutan umum. "Naik ke mobil!" Nayara tersentak, itu suara Alvano. Jantung Nayara mendadak berdegup kencang, bisa dikatakan Nayara trauma dengan suara yang dulunya sangat ia sukai.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai lirik wiro sableng
Baca
+Pustaka
MY CRAZY HUSBAND

MY CRAZY HUSBAND

Wis cukup ra bakal tak baleni Aku wis ora gagas kata luka Wis cukup wingi, ra pengen baleni Mario lehmu dolanan ati Wis wayahe we kapok blenjani Udan tangise ati, saiki wis rodo terang Masio isih kadang kelingan Kowe sing tak sayang-sayang Saiki mung cerito loro, mpun kadung mbekas ning dodo Perihe ati sing mbok paringi Wis cukup ra bakal tak baleni Perihe ati sing mbok paringi Ora tak baleni Lagu kedua pun dibawakan oleh vanya dengan lancar hingga selesai. Banyak yang menangis akibat lagu ini. Bahkan vanya juga sempat meneteskan air matanya.
717.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 545 kali sebagai lirik wiro sableng
Baca
+Pustaka
SANG PENANTANG WURAKE

SANG PENANTANG WURAKE

Cepat kurogoh saku, mengeluarkan kresek kecil berisi semua 'harta' yang kumiliki lalu menyerahkannya dengan penuh semangat. "Ini Bu, semuanya ada dua puluh tujuh ribu." "Apa?" Bu Marwiyah menjerit, lengking seperti orang terluka. Aku yang tidak berpikiran sama sekali bahwa dia akan merespon sekeras itu, tanpa sadar seret ke belakang, jantung pun serasa mau lompat keluar dibuatnya. Belum sempat menguasai diri, dia sudah kembali berkata; "Pulang kasih tau si Rima, bayar di muka!"
131 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4 kali sebagai lirik wiro sableng
Baca
+Pustaka
Balada Cinta Sang Mandor

Balada Cinta Sang Mandor

Ia membalas unggahan Rama dengan kata-kata yang menyejukkan. *“Yang sabar ya Mas, aku tidak tahu permasalahan Mas apa. Yang jelas, Mas Rama perlu fokus bekerja. Ada orang-orang yang berpangku tangan sama Mas, coba lihat para pekerja Mas Rama. Sekali lagi, semangat ya Mas.”* Kata-kata itu terasa seperti air di padang pasir bagi Rama. Ia jarang sekali mendapatkan dukungan emosional seperti itu dari istrinya sendiri.
297 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9 kali sebagai lirik wiro sableng
Baca
+Pustaka
Sang Kakak Buat Aku Tergila

Sang Kakak Buat Aku Tergila

'Tuhan, ku lagi sendiri' 'Memikirkan dia' 'Slalu tentang dirinya' 'Tuhan, ini jeritan jiwaku' 'Cerita tentang hatiku' 'Semua keluh kesahku' 'Semua keluh kesahku' 'Resah hati ini tanpanya, memikirkan dia' "S'lalu tentang dia yang memberikan' 'Indahnya cinta untuk kumiliki' 'Menggenggam indahnya dunia' 'Sampai waktu menghentikan semua'
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai lirik wiro sableng
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status