Teka-Teki yang Disembunyikan Istriku
cetus Bulek Marni mengutarakan isi hatinya.
"Kayaknya kamu ini lebih baik begini sih, biar nggak bikin aku iri, kalau kamu sadar terus bahagia, penyakitku kambuh lagi bagaimana, Mbak? Penyakit tidak menyukai kehidupan kamu," tutur Bulek membuat tangan Lira menggenggam tanganku.
Kemudian, kusorot mata Lira dengan tatapan penuh. "Iri, Bulek masih iri, Mas, susah kalau bukan dirinya sendiri yang buang penyakit hati itu," jelas Lira.