Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sistem Tanpa Batas

Sistem Tanpa Batas

Dalam gerakan yang hampir tidak terlihat oleh mata telanjang, ia mengeluarkan Alligator-X dari ruang spasialnya. Bam! Tembakan pertama menghantam bahu makhluk itu, namun bukannya terjatuh, daging perak tersebut justru menutup lubang peluru dalam hitungan detik. "Percuma, Tuan Shen," ejek Aris. "Ia adalah masa depan keamanan global. Sebuah senjata yang tidak bisa mati."
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236 kali sebagai silver arrow
Baca
+Pustaka
SENYAWA

SENYAWA

Ada senyum tersungging di bibir Varo mendengar ucapan Meera. “Ga usah takut sama aku, Ra. Aku udah jinak,” ucap Varo sambil melihat Meera di pantulan pintu lift. “Iya, aku tahu, kok,” ucap Meera lagi. Ia sedikit mencengkeram tas sandang yang dipegangnya, rasanya sangat canggung di dalam satu lift dengan Varo. “Memang ada acara apa sampai harus pulang cepat, Ra?” tanya Varo penuh selidik, matanya pun ia picingkan demi melihat gerak gerik Meera dari pantulan pintu lift.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai silver arrow
Baca
+Pustaka
MAWAR

MAWAR

Tapi sebelum itu, dia harus mengambil pecahan gelas yang tidak sengaja dia jatuhkan tadi. Fikiranya sedang tidak fokus, lalu tanpa sengaja tangannya malah mengambil pecahan gelas yang memiliki ujung tajam, Mawar meringis kala ujung pecahan itu mengenai ujung telunjuknya dan mengeluarkan darah segar. "Bodoh! Aku bilang buatkan minum, aku tidak menyuruhmu memungut pecahan itu. Dasar bodoh!" Nico menggeram marah.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai silver arrow
Baca
+Pustaka
Panglima Kalamantra

Panglima Kalamantra

Kabut menyelimutinya. “Hah, ini dia mangsa!” ujar pria yang membawa senapan. Dia kokang senapan dan menembak ke arah Silver. Dor! Silver tersentak ke kanan. Peluru melubangi dadanya kanannya. Dia raba dada yang berdarah dan berlubang itu dan mencongkel selongsong dari sana menggunakan jari. Lukanya menutup seketika. “Ada apa dengan orang ini?”
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai silver arrow
Baca
+Pustaka
FALLING FOR THE BEAST

FALLING FOR THE BEAST

Mendadak, Crystal melihat pantulan cahaya di bawah akar pohon. Dengan rasa penasaran yang tinggi, dia bergeser ke sana dan mulai merogoh bagian bawah akar. Mengerjap ketika tangannya menyentuh sesuatu yang dingin berukuran kecil. Crystal menariknya keluar; sebuah pin berwarna perak berbentuk kepiting, dengan mutiara besar di antara capitnya. Pin Red Devil? Jantung Crystal berdegup cepat. "Bentuknya bermacam-macam. Milik Xavier berbentuk Singa, Quinn berbentuk Naga, Kenneth Serigala, Aiden berbentuk—"
1027.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 554 kali sebagai silver arrow
Baca
+Pustaka
SILARIANG

SILARIANG

Pinta Asha dengan suara memelas. “Duuh … Miss Gercep, kan udah dengar tadi kalo kami aja baru ketemu lagi setelah lima tahun, mana aku tahu nomer W*-nya kak Arsyl, Sha.” Terryn pun menyalakan komputernya dan Asha juga duduk di tempatnya persis di samping kubikel Terryn.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai silver arrow
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Raja Iblis - SVSS2

Bangkitnya Raja Iblis - SVSS2

Terlihat jelas archer Heptagram sudah mengarahkan busur panahnya kepada para petualang terkuat Golden Wing. “Frozen mountain!” ucap archer Heptagram segera melesatkan panahnya yang telah diselimuti oleh es. “Burning mountain!” balas archer Golden Wing yang juga langsung menggunakan skill archer level 60 miliknya untuk menahan serangan yang datang. ‘Wwrrrr’ ‘Bhoomrrr’
9.626.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai silver arrow
Baca
+Pustaka
Kutukan Sang Putri Antagonis

Kutukan Sang Putri Antagonis

Alaric, yang kini sedikit lebih stabil berkat energi Aurelia, berbaring di sudut ruangan, dikelilingi perisai cahaya samar dari Jasper. Caelan berdiri di tengah lingkaran, memegang "The Silver Tear" di tangannya. Belati perak itu memancarkan aura gelap namun kuat, berdenyut seolah hidup. Wajahnya pucat, tetapi matanya dipenuhi tekad yang membara. Ia siap melakukan pengorbanan.
10846 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai silver arrow
Baca
+Pustaka
Legenda Lima Pendekar dan Seekor Naga

Legenda Lima Pendekar dan Seekor Naga

Panah Sagitarius tembakan Seribu panah! "Swuutt!" "Swuuutt!" Ratna wulan yang hujan panah menyerang dirinya menembakan serangnya ke arah panah yang sebagian menuju dirinya. Karena setengahnya ditahan oleh Kakaknya Upasara Kian manah dengan panah Sagitariusnya. Arya kemuning berari menuju Ratna wulan dengan memukar tongkatnya. "Huh Bodoh!" Dengus Diah wulan sari memegang tombak berlari mengejar Arya kemuning.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai silver arrow
Baca
+Pustaka
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Itu meledak dalam milidetik saat benturan. "Magic Explosion Arrow," kata Draven santai. "Ini berisi kristal ledakan sihir kecil, ditembakkan dari crossbow berat, dan meledak seketika saat benturan." Ia mengetuk sudut gambar dengan ujung jarinya. "Ini kecil, tetapi ledakannya cukup untuk menembus setengah inci pelat baja. Ini sempurna untuk menyerang formasi padat atau menembak musuh dari jarak jauh."
9.78.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 313 kali sebagai silver arrow
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status