Candu Cinta Bos Mafia
tambahnya.
"Kenapa?" tanya Ann penasaran.
"Entahlah," Arino mengedikkan bahunya, ia keluar lebih dulu dari lift, "dari sini, kamu jalan sendiri," ucapnya menunjuk satu pintu besar di ujung lorong. "Ketuk tiga kali, langsung masuk, nggak perlu nunggu dibukain. Dia tau kamu yang bakalan dateng!"