Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ANUBIS

ANUBIS

Penonton bingung dengan situasi pertandingan yang tidak karuan. Seketika Musa mendengar suara Tuhannya-menyuruhnya melemparkan tongkat yang ada di tangannya. Musa melemparkan tongkat itu-seketika tongkat itu menjadi ular raksasa yang besarnya sepuluh kali lipat ular yang dibuat mastermagician. Ular itu berwarna hitam dengan kepala lima disatu tubuh. Si kepala lima maju ke medan pertempuran-melahap habis ular berbisa milik Mastermagician. Penonton terperangah, Hyksos sudah memaki Mastermagician sejak tadi, bagaimana mungkin situasi pertandingan berubah 180 derajat. Wajah Mastermagician pucat pasi, si kepala lima sudah melewati garis pertanannya, Kemudian melahap Maastermagician hidup-hidup. P
102.4K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as black arrow
Read
+Library
BLACKHOLE

BLACKHOLE

"Mereka punya tanda kalau mereka adalah bagian dari Satalum." Varen diam menunggu lanjutan ucapan Nadine. "Mereka punya tato di bagian leher berbentuk pohon. Intinya kalau kamu lihat orang yang memiliki tato bentuk pohon di lehernya, mereka kemungkinan besar Satalum." jelas Nadine. "Seberapa berbahayanya sih si Satalum-Satalum itu sampai kamu kelihatan enggan dan ketakutan begitu bahas mereka."
2.3K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as black arrow
Read
+Library
BROKEN

BROKEN

Hidup di hutan selama beberapa tahun mengajarkannya banyak hal, terutama dalam perihal pertahanan diri. Mehmet melahap buruan tak seberapanya seraya menajamkan indera pendengaran. Pengalaman hidup menuntunnya untuk selalu mawas diri. Suara gemericik air yang tersamar di balik desau angin mengalir ke lubang telinganya. Suaranya yang sedikit berbeda dengan suara arus pada umumnya membuatnya sedikit curiga. Mehmet mencoba menyelidikinya dengan ekor mata, benar dugaannya. Seekor reptil besar berwarna hitam muncul di permukaan. Itu black caiman—sang penguasa air tawar yang memiliki lebih dari tujuh puluh gigi tajam di sepanjang mulut.
109.1K viewsCompletedAdded to Library 318 Times as black arrow
Read
+Library
TARO

TARO

Nakalnya pun makin menjadi-jadi. Tadi sore, ketika mobilku baru saja parkir di garasi, dua mahluk kecil itu langsung menodongku dengan tembak-tembakkan air. Mereka mengancam akan menembak apabila aku tidak mau membelikan mereka ice cream di minimarket terdekat. Jadilah harus kuturuti permintaan dua boss kecil itu.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as black arrow
Read
+Library
ANNORA

ANNORA

Allamanda.Catharticarorawanitakuanaisbungkam
Gara memperbaiki posisi gitarnya. "Nyanyi apa?" "Apa aja." "And if you like midnight driving with the windows down..." Manda menyanyikan salah satu lagu milik One Direction yang berjudul 'Perfect' dengan suara merdunya. Bahkan tanpa iringan nada dari gitar yang sedari tadi dipegang Gara, lagu itu seolah sangat cocok dinyanyikan oleh cewek itu. Gara sampai terpaku melihatnya yang bernyanyi sambil memejamkan mata, menghayati setiap lirik yang dinyanyikan.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as black arrow
Read
+Library
Ayah Anakku Ternyata Pria Kejam

Ayah Anakku Ternyata Pria Kejam

“Tentu saja. Kamu bisa tanya apa pun, Sayang.” Arrow menarik napas dalam, seperti tengah mengumpulkan keberanian. “Om kemarin... yang jahat itu... dia punya tato.” Hazel langsung menegang. “Tato?” Suaranya pelan. “Iya,” jawab Arrow sambil menunjuk bagian pinggangnya. “Di sini. Bentuknya kayak bintang yang ada arah panahnya.” Warna di wajah Hazel perlahan memudar. Jantungnya berdegup kencang. Ia menatap Arrow dari kaca spion, tatapannya tak berkedip. “Bintang kompas?”
101.2K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as black arrow
Read
+Library
Jangan Jatuh  Cinta, Pengawal!

Jangan Jatuh Cinta, Pengawal!

Arkan perlahan bergerak menuju celah dinding kayu, mengintip ke arah luar hutan kabut yang masih remang-remang. Di balik pepohonan pinus, tampak belasan siluet manusia dengan pakaian taktis serba hitam sedang bergerak maju secara perlahan dengan senjata laras panjang di tangan mereka. Di bagian dada pakaian mereka, terdapat simbol bunga teratai hitam yang menyala merah samar—pasukan elit utama dari organisasi Black Lotus. 'Sialan! Bagaimana bisa mereka melacak tempat terpencil ini dalam waktu secepat ini?!' batin Arkan menggeram kesal penuh kewaspadaan.
10972 viewsCompletedAdded to Library 36 Times as black arrow
Read
+Library
GRAY LOVE

GRAY LOVE

ungkit Syara, matanya mulai berkaca-kaca. Aqila menyadari sifat cengeng temannya ini mulai kambuh. Ia menyodorkan segelas minuman sirup markisa yang dibuatnya tadi. “Gue minta maaf, Ra. Nih, minum dulu.” Syara mulai menangis, Aqila kelabakan.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as black arrow
Read
+Library
AURORA

AURORA

Rasa penasaran tiba-tiba membuncah, membuatku tak sadar menoleh kepada Aquilla yang mendongak untuk menatap Aurora tersebut. Aku baru menyadari bahwa di leher kanan Aquilla terdapat sebuah tato berbentuk naga yang warna memudar, seakan-akan berbaur dengan kulit putih pucatnya itu. Matanya pun kini bersinar merah, bukan lagi berwarna ungu yang membuatku takjub sekaligus iri. “Aquilla,” panggilku tapi dia tetap bergeming pada posisinya. Dia terlihat terlalu terikat dengan pemandangan Aurora berwarna ungu tersebut. “Apa yang sedang kau lakukan?”
106.1K viewsOngoingAdded to Library 206 Times as black arrow
Read
+Library
Bangkitnya Pendekar Terbuang

Bangkitnya Pendekar Terbuang

Wira pun menggeleng. Bima juga menggeleng. “Itulah masalahnya,” Kemudian Bima mengeluarkan sebuah benda, sebuah anak panah hitam. “Tidak ada luka pedang, hanya ini!” Jaya langsung mengambil anak panah itu, ada lambang kecil di ujungnya. Yaitu seekor burung gagak. Arya langsung mengenalinya. “Gagak Hitam!” Wira menatapnya. “Apa kamu tahu?”
10552 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as black arrow
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status