Suamiku Dingin!
Kini, Darrel merasa tak perlu bersandiwara lagi.
Darrel berusaha mencari topik pembicaraan. Di benaknya, ia lebih menyukai Keyla yang merayunya dengan manja, mengomel, marah, atau mengumpat sekalipun. Ia akan menerimanya. Bahkan, jika peralatan dapur melayang ke arahnya pria itu tak akan menolak. Asal jangan diam. Diamnya wanita seperti lautan tenang yang menghanyutkan dan bersiap-siap menenggelamkan.
"Min ... minggu depan," jawabnya dengan sura yang terdengar seperti orang sedang menangis. Menyadari akan hal itu, Darrel meletakkan garpu dan pisau yang ada di tangannya.
Hot Chapters