Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DOWN UNDER DOWN

DOWN UNDER DOWN

“Ya, lo tahu sendiri Devon kayak gimana. Tuh anak emang bisa jadi obat sekaligus racun.” “Kenapa dia nggak ikutan?” tanya Nial. “Biasa. Sibuk,” jawab Simon. “Kapan sih dia nggak sibuk?” Benar ‘kan? Devon itu sepertinya berbahaya. Wanda dan Simon seolah menjauhkan Devon dari Nial. Seolah dia akan membawa Nial ke pengaruh yang buruk lagi. “Apa dia nggak bakal sewot begitu tahu kalau kalian datang ke sini?” tanya Nial.
6.3K viewsCompletedAdded to Library 170 Times as simmer down
Read
+Library
Simpanan!

Simpanan!

Intan, bagaimana dirimu ini. "Ya udah Bi, dagingnya Bibi rebus aja di presto, nanti kalau sudah empuk baru di satukan di sini. Untuk sementara waktu, kuahnya di matikan aja dulu. Mumpung sayurnya belum matang sempurna," ujarku. Bi Susi mengangguk. Ia pun melakukan apa yang aku perintahkan. Aku meninggalkan dirinya sebentar ke dapur.
1030.9K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as simmer down
Read
+Library
Putri Buangan Jadi Kesayangan

Putri Buangan Jadi Kesayangan

Dan Gabriel baru menyadari kalau bahu ringkih pria itu bergetar hebat. "Kau kedinginan?" Gabriel otomatis mendekat untuk menenangkan. Namun Simon justru melangkah mundur. Dahi Gabriel mengerut tidak senang. "Di dalam kita bisa mendapat kehangatan, paling tidak di sana ada perapian." "Aku tidak suka tempat seperti itu." Simon memeluk dirinya sendiri. Gabriel seperti habis kesabaran. "Dengar," katanya dari balik rahang yang mengeras. "Kau tidak perlu menyukai apa yang ada di dalam. Yang perlu kau lakukan hanya diam di sisiku. Paham?"
104.1K viewsCompletedAdded to Library 113 Times as simmer down
Read
+Library
Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!

Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!

Tiba-tiba pintu kamar terbuka. Simon masuk dengan mengenakan satu set pakaian rumah berwarna abu-abu keputihan. Wajah tampannya terlihat terlalu dingin, justru lebih lembut. "Minum ini." Simon membawa semangkuk sup penawar mabuk ke sisi ranjang. Nayla menciumnya agak aneh, mengernyit, "Ini apa?" "Pereda pengar." Simon berkata lembut. "Semalam kamu kebanyakan minum, minum ini biar kepala nggak sakit."
9.31.0M viewsOngoingAdded to Library 34.0K Times as simmer down
Show Reviews (85)
Read
+Library
Thitipoom
njirrr awal ngira ne novel bnr" bagus, g bertele" ternyata lbh membosankan dan belibet dr novel pak edward istrimu ingin cere, FL nya geblek mendarah daging, apa author nya mau bikin ribuan bab??? baliik lg cuaan oh cuaaaan, baca bab 650 ke atas dah bnr" jengkel ma nayla dan membosankan...
Adelia
Sebelumnya maaf mengotori tempat komentarnya kak, aku ijin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Untuk judul ceritanya Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasih
Read All Reviews
Suamiku Dingin!

Suamiku Dingin!

Kini, Darrel merasa tak perlu bersandiwara lagi. Darrel berusaha mencari topik pembicaraan. Di benaknya, ia lebih menyukai Keyla yang merayunya dengan manja, mengomel, marah, atau mengumpat sekalipun. Ia akan menerimanya. Bahkan, jika peralatan dapur melayang ke arahnya pria itu tak akan menolak. Asal jangan diam. Diamnya wanita seperti lautan tenang yang menghanyutkan dan bersiap-siap menenggelamkan. "Min ... minggu depan," jawabnya dengan sura yang terdengar seperti orang sedang menangis. Menyadari akan hal itu, Darrel meletakkan garpu dan pisau yang ada di tangannya.
1054.5K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as simmer down
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status