Gelora Gadis Buta & Bodyguard Dingin
Di sudut ruangan, lampu meja menyisakan lingkaran cahaya; Arsenio duduk, memulai ritual yang selalu dilakukannya: menata pikir, menyusun langkah, menimbang promosi musuh dan jebakan.
Felix duduk di depan komputer, layar-layar kecil memantulkan wajahnya yang tegang. Ia mengutak-atik jaringan, log, rute komunikasi yang masuk hari itu. Jari-jarinya bergerak cepat; kode, alamat IP, node satelit, semua berputar dalam layar seperti peta labirin.