Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bastard Sister

Bastard Sister

jawabnya dingin sambil menjabat tanganku erat. “Ini bosku, Tang. Namanya Pak Candra,” timpal Sisi dengan suara yang ceria. “Nah, ini temanku, Pak. Kami baru ketemu lagi semalam saat aku cari kost-kostan. Namanya Lintang.” Aku hanya bisa tersenyum seramah mungkin ke cowok yang penggambarannya kaya CEO-CEO masa kini di novel remaja tersebut. Sialnya dia malah B aja ke aku. Kaya patung es. Dingin sekali. Dih, dia pikir aku ini senang apa kenalan sama dia?
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 334 kali sebagai sinister 2
Baca
+Pustaka
Bittersweet Revenge

Bittersweet Revenge

Satu sisi wajahnya terasa nyeri, terutama di sekitar mata kirinya yang masih tertutup perban tebal. Rasa sakit di pelipis itu begitu nyata, membuatnya sulit untuk kembali sepenuhnya sadar. Suara mesin monitor di sampingnya berdetak pelan, menandai detak jantung yang stabil, tetapi tetap lambat. Gerakan tangannya lemah saat mencoba meraba wajah. Ingin memastikan sesuatu yang terasa begitu mengganjal di sisi kirinya. “Anggun ...”
10119.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai sinister 2
Tampilkan Ulasan (51)
Baca
+Pustaka
Mae Kim
aku tim wahyu-anggun garis keras mba, karena aku mau wahyu dan anggun sama-sama bahagia. semua di sini kasian, tp menurutku yg paling kasihan anggun dan wahyu dengan kehidupannya masing-masing, jd mereka berhak bahagia dengan bersama. jd plis mba, buat anggun bersama dengan wahyu:"
firly edogawa
selalu bagus,, yg 1 inibikin campur aduk emosi saya.. sedih,kecewa,marah, tegang, semoga bahagia di akhir cerita, dan yg antagonis dapat karmanya secepatnya . tapi jangan cepat pula berakhir ceritanya..bahagianya yg banyak, yg jahat2 buang aja udah........... suka suka suka pokoknya...........
Baca Semua Ulasan
Beautiful Sin

Beautiful Sin

Dengan seringainya, Eva berguman, "Kau lihat, Lexi! Bukan hanya kau yang bisa memerankan peran jahat dan muka dua! Aku pun bisa melakukannya, bahkan jauh lebih baik darimu!" Four Seasons Hotel, St. Petersburg Kamar 212, kamar di mana dua insan beda kelamin sedang memadu kasih dan menikmati tiap suara kenikmatan yang bisa membuat siapapun terangsang karena desahan seorang wanita yang begitu menggoda telinga. Ya! Di kamar itulah, Lexi dan Ardelle Celestia, adik kandung Andrea Quinza sedang menikmati kebersamaan dan kemesraan mereka seraya diselingi desah dan jari jemari nakal Lexi yang mampu menemukan titik lemah seorang Ardelle Celestia.
9.911.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 422 kali sebagai sinister 2
Baca
+Pustaka
Sisi Liar Mematikan!

Sisi Liar Mematikan!

tanyanya sambil menatap Moreno dengan tatapan mata cemas serta curiga. Moreno tidak mengatakan apa-apa dia ikut duduk di lantai lalu membantunya memungut serpihan gelas. “Aku tidak punya maksud jahat padamu.” Moreno mendekatkan serpihan kaca ke jari Mirna tanpa diketahui Mirna. Mirna menghela napas dan secara tidak sadar menggores ibu jarinya sendiri. “Akh!” Mirna menjerit terkejut melihat jarinya terluka.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai sinister 2
Baca
+Pustaka
MISTERI DUA HATI

MISTERI DUA HATI

Ia berikan cincin tersebut kepada Melati. “Cincin ini indah, ya?” seru Prayoga menyerahkan sebuah cincin blue safir kepada Melati dan memakaikannya di jari manisnya. Melati terkesima menatap wajah Prayoga, ketika ia memakaikan cincin blue safir tersebut. Indah, tetapi ia merasa bimbang dan hanya diam terpaku. Seketika gundah menguasai dirinya. Apakah ia harus bahagia atau bersedih?
10672 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai sinister 2
Baca
+Pustaka
Black Light

Black Light

Rue hanya diam menunggu jawaban, dan Rue terus memandangi mahluk asing yang berdiri di depannya. "Baiklah manusia, kuperkenalkan diriku...aku adalah Grim reaper atau Shinigami, aku dan kaumkulah yang bertanggung jawab atas kematian mahluk-mahluk seperti kalian para manusia" Jawab sosok pucat itu. "...dan kau boleh memanggilku Lyl. Mwehehehe..." Senyumnya terlihat mengerikan dengan wajah pucatnya itu.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai sinister 2
Baca
+Pustaka
SECOND VIRGIN

SECOND VIRGIN

Selamat datang di chapter 21 Tinggalkan jejak dengan vote dan komen Tandai juga kalau ada typo Thanks Happy reading everybody Hope you like and enjoy this story as well ❤️❤️❤️ ____________________________________________________ Tidakkah kau berpikir itu menyiksaku? —Scarlett Delillah ____________________________________________________
107.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 299 kali sebagai sinister 2
Baca
+Pustaka
Bad Friend

Bad Friend

Ia tahu, Rendra sedang menyindir dirinya. Rendra yang ditatap seperti itu seketika bungkam. Tatapan Kiran benar-benar mematikan. "Kenapa? Kau takut padaku? Aku memang seekor singa betina. Aku bukan seekor kucing yang berpura-pura bersikap manis, tapi dia sering menyakiti orang dengan cakarannya," tutur Kiran sambil menunjukkan seringainya di akhir kata.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai sinister 2
Baca
+Pustaka
Shadow of Revenge

Shadow of Revenge

ucapnya. Callister terdiam. Dia pun membiarkan wanita itu mendorong kursi rodanya. Hingga ketika mereka berdiri di bawah undakan tangga. Tak ada tanda-tanda keberadaan pelayan. Hingga beberapa menit kemudian, terdengar suara letusan senjata api. Josephine yang terkejut langsung berjongkok dengan kedua tangan menutupi telinga. Wajahnya memucat, keduanya saling bersitatap. Suara teriakan menginterupsi, bersamaan dengan suara ledakan senjata api kedua yang meletus. “Itu, Bibi Pelayan!” Josephine berlari ke dalam mansion. Dia harus memastikan pelayan kediaman Callister baik-baik saja
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 216 kali sebagai sinister 2
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status