Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sweet Enemy

Sweet Enemy

bisik Dixon lembut dan penuh kehangatan. Ainsley tak merespon apa pun. Ia sangat syok. Ia merasakan ketakutan luar biasa. "Ainsley, maaf aku datang terlambat, aku janji aku akan selalu ada saat kau butuhkan, aku berjanji, Ainsley," kata Dixon lagi. "Aku ... telah membunuhnya, aku membunuhnya ...." lirih Ainsley dengan suara bergetar. Ia syok karena ia telah membunuh seseorang.
1022.5K viewsCompletedAdded to Library 651 Times as sinister 2
Show Reviews (32)
Read
+Library
Annisaa
Dari kemarin mau review gak sempat😭 ceritanya bagus, menarik gak bikin bosan kak 😅 aku suka bangett, btw Dixon nyebelin bgt tp nyebelinnya bikin gemesh ahahah😂 sumpah mereka menggemaskan bgtt 😭😍😍 Semangatt ya thorr nulisnya ❣️
Bae Rhein
Aku udah ngerasa banget kalo dia suka sama Ainsley. Meskipun awalnya mungkin dia cuma iseng, tapi iseng yang berlebihan juga bisa ngebuat kita ketagihan akhirnya pen jahilin terus dan terciptalah rasa kangen kalo ga jailin kan.
Read All Reviews
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

“Kamu bisa dengar aku…” Alina mundur. Pelangi langsung berdiri di depannya. “Jangan dekat!” Sinden itu tertawa pelan. Suara tawanya tidak seperti manusia. Seperti gema. Seperti datang dari banyak arah sekaligus. “Dia… milik kami…” Angin tiba-tiba berhembus kencang. Daun-daun berputar. Langit yang tadi gelap menjadi semakin pekat.
852 viewsOngoingAdded to Library 32 Times as sinister 2
Read
+Library
Good Sister

Good Sister

Yang tersisa hanya lampu di dalam kamarnya. Kembali ia merebahkan badannya yang tidak benar-benar lelah, hanya kesepian dan tidak tahu harus melakukan apa. Kemudian keheningan di telinganya membuat suara merdu gadis siang tadi kembali terngiang. Bahasa inggris fasih dan tidak ada terdeteksi buta nada. Ghandara menyukai suara manis itu. “Astaga!!” Ghandara menyadarkan pikirannya. Ia memukul kedua telinganya yang tengah berhalusinasi.”Gak ada suara yang lebih indah dari suara Tasya!”
103.9K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as sinister 2
Read
+Library
The Ex Brother 2

The Ex Brother 2

Keberaniannya seolah lenyap, tergantikan oleh rasa panik meski mungkin tidak terlalu kentara, sebab itu bisa mengundang niat buruk Brady menjadi lebih besar dari sebelumnya. “Ya, jika kau mendekat.” Brady masih menggenggam dengan gemetar. Mungkin sebenarnya pun, dia cuma berani mengancam. Rhys menghela napas. Menatap Brady dan aku bergantian. Aku tidak bergerak. Bernapas saja rasanya sangat sulit. Pisau dan pistol tidak terlalu mengganggu untukku. Namun apa yang kuduga sesuai ancaman Brady barusan, teramat sangat membuatku takut.
1011.8K viewsCompletedAdded to Library 271 Times as sinister 2
Show Reviews (8)
Read
+Library
Ika Windyastuti
baru kali ini nemu cerita yg gampang di bayangin seakan² sedang nonton sinetron bener² good novel the best pokonya makasih ya thor udah menghibur hari²ku dengan karya terbaik kamu di tunggu lanjutanya
chahynialrzki
the story is very very good!gasabar nunggu cerita selanjutnya!arggh pokoknya update nya cepet ya kak penasaran banget sama si olive, update 1 bab juga gapapa.intinya semangat kakak cerita kakak yang terbaik!keep the spirit.I always wait for the new chap the ex brother salam hangat dari ku!
Read All Reviews
KALI KEDUA

KALI KEDUA

Namun kutersentak kaget saat tiba-tiba rak bergetar. KREK Rak bergerak menampilkan sebuah ruang rahasia. Ruangan dalam ruangan. Mataku mengerjap bebarapa kali. Mengumpulkan cahaya dalam keremangan. Hingga beberapa detik kemudian mataku mulai beradaptasi. Aku tertegun melihat ruangan tersebut. Ada banyak foto di dinding ruangan yang lumayan luas itu.Foto-foto itu bagaikan susunan puzle. Dan membentuk siluet wajah seseorang. Seperti laki-laki. Aku seperti melihat wajah suamiku versi tua. Aku tak bisa melohat dengan jelas satu persatu foto yang entah berjumlah berapa. Mungkin ratusan ataupun ribuan. Saat kitelisik lebih dalam. Disana tertulis ETRAMA RASENDRIA.
9.74.2K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as sinister 2
Read
+Library
Rahasia Sang Antagonis

Rahasia Sang Antagonis

Sesekali Tuan Tito melakukan meeting singkat di sana. Belum selesai dengan kemewahan yang terpampang dari lobi hingga koridor, ruang kerja Tuan Tito, sang direktur juga menampilkan konsep yang serupa dengan interior lobi. Chandelier berbahan kuningan dan akrilik menggantung manis di bawah drop ceiling dengan sisi-sisi LED yang menguar hangat. Semua yang digunakan di kantor ini adalah produk-prosuk berkualitas premium.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as sinister 2
Read
+Library
Penguasa Hati

Penguasa Hati

Ancamannya diucapkan dengan nada rendah, nyaris berbisik, tapi mengandung bobot yang membuat kedua preman itu bangkit dengan tertatih dan lari tunggang langgang, menghilang ditelan kegelapan. Lorong itu kembali sunyi. Hanya ada suara napas ku yang terengah-engah dan detak jantungku yang menggila. Azlan berdiri memunggungi ku sejenak, dadanya naik turun, sebelum akhirnya berbalik menatapku. Wajahnya yang biasa terlihat dingin, kini terlihat waspada dan ... khawatir. "Kamu tidak apa-apa?"
103.5K viewsCompletedAdded to Library 118 Times as sinister 2
Read
+Library
Dua Sisi

Dua Sisi

ungkap Kendis yang masih terus terpingkal. Ameera lekas masuk ke dalam dapur. Di sudut ruang dapur terdapat sebuah lemari untuk menyimpan alat-alat masak, yang di bagian pintunya juga sengaja dilapisi cermin. Betapa terkejutnya Ameera setelah mendapati wajahnya penuh dengan angus tungku di bagian pipi dan keningnya. Gadis itu lekas berlari menuju ke kamar mandi umum. Di sana ia segera membasuh wajahnya dengan air dan sabun. Setelah yakin benar-benar sudah bersih, ia kembali bercermin. Perasaan dongkol seketika menghampiri jiwanya.
108.3K viewsOngoingAdded to Library 306 Times as sinister 2
Read
+Library
Sweet Revenge

Sweet Revenge

tanya gadis itu dengan lemas. Penculik jahatnya tertawa kencang, lalu melirik pisau kecil yang masih dipegangnya. "Sepertinya aku lupa jika pernah mengoleskan sedikit racun di pisau ini sebelumnya." Seringai mengerikan terlihat dari bibir penjahat itu. Misha merasa mulai kehilangan orientasi dan kesadaran. Telinganya berdenging dengan penglihatan yang terlihat berubah warna.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as sinister 2
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status