Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kembalinya Sang Penyihir Hitam

Kembalinya Sang Penyihir Hitam

Rasa sakit itu karena sihir hitam memiliki sifat korosif dan akan terus menyerang tubuh penggunanya jika belum disinkronisasi dengan inti mana milik penggunanya. Dia sangat kesulitan, dia tidak tahu bagaimana cara penyihir hitam menyinkronisasi sihir hitam dan inti mananya. Lama kelamaan rasa sakit itu semakin menjadi, sihir hitam terus menyerang organ tubuhnya. Dia terus menahan rasa sakitnya itu karena sebuah harapan, dia berharap ada dunia yang lebih baik untuk dirinya di seberang lautan. "Hmm bahkan nama kita berdua sama, secara tidak langsung takdir kita berdua juga sama yaitu mati karena manusia. Sungguh takdir yang aneh.” Allein menghela nafas panjang.
7.89.5K viewsOngoingAdded to Library 341 Times as sinister 2
Read
+Library
Nightmare

Nightmare

Aku menatap kosong pada sandal wedges dengan double strap warna beige kesayangan Ibu. Andai Ibu masih hidup, pasti dia akan memakainya setiap saat. Detik berikutnya, entah mengapa aku tiba-tiba melihat bayangan hitam, seperti kaset rusak yang berputar di kepalaku, aku melihat Sarah berlumur darah. Mulutnya dan kepalanya penuh dengan darah. Kulihat Sarah di dekap erat oleh Satria, lalu bayangan itu hilang memudar begitu saja.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as sinister 2
Read
+Library
Dark Secret 2 [Mentari]

Dark Secret 2 [Mentari]

Sangat berbeda dengan Bian yang beberapa hari lalu berlaku kasar padanya. "Maaf," bisik Bian. "Maaf, karena aku ninggalin kamu tanpa pesan apa pun pagi itu. Aku salah," lanjutnya. Bian mengusap pipi basah Mentari dengan ibu jarinya. Raut penyesalan yang Bian berikan membuat Mentari semakin terisak. Ada apa ini? Kenapa mereka bisa seperti ini? ***
104.3K viewsCompletedAdded to Library 172 Times as sinister 2
Read
+Library
Secret Night

Secret Night

Mata sayu Kenny menatap manik mata Calvin yang berbaring miring di sebelahnya. Desahan kecil terus lolos dari bibir Kenny tanpa bisa ditahan, ketika jari suaminya menelusup masuk menyentuh dinding sensitifnya. Tubuhnya menggeliat seirama dengan gerakan tangan Calvin yang menari di dalamnya.
1017.6K viewsCompletedAdded to Library 616 Times as sinister 2
Read
+Library
Pembalasan Sang Siren

Pembalasan Sang Siren

Ia takut pada kemungkinan bahwa semua yang ia lakukan selama ini mungkin tidak akan cukup untuk mengubah apa pun. Suara notifikasi tiba-tiba memecah keheningan. Keduanya langsung menoleh ke arah layar utama. Satu jendela baru muncul sendiri di sana. Tidak ada nama pengirim. Tidak ada jalur masuk yang terlacak. Hanya satu file audio kecil dan satu baris pesan pendek. —Vivienne bukan bagian paling berbahaya.— Ruangan langsung terasa lebih dingin.
507 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as sinister 2
Read
+Library
Misteri Dua Jiwa

Misteri Dua Jiwa

Gie mendorong tubuh Ryan, hingga Ryan yang saat itu tengah mabuk terjatuh di lantai. Ryan kembali bangkit dan berusaha memeluk tubuh Gie dengan paksa. Plakkkk!!! Satu tamparan keras mendarat di pipi Ryan. Seketika mata elang Ryan menatap tajam ke arah Gie, Ryan mencekik leher Gie dengan amarah yang membara. "Kalau saat ini aku tidak bisa memiliki mu, maka orang lain juga tidak boleh memilikimu, tidak ada yang boleh menyentuhmu, jadi matilah saja...!!!" Ucap Ryan yang telah di kuasai oleh iblis dalam dirinya.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as sinister 2
Read
+Library
Enigmasif

Enigmasif

ungkap gadis berkerudung itu dengan perasaan yang gusar. Lantas Thalia malah memainkan jarinya di layar ponsel. Menggulir isi kontak, dan menatap nama Revan lagi. Bagaimana bisa Thalia sanggup atau pun berani menghubungi Revan. Ia saja merasa gelisah ketika melihat nama lelaki itu pada kontaknya. Entah apa yang Thalia pikirkan, hingga ia saja makin ragu dan sekaligus penasaran dengan keadaan Revan.
104.9K viewsCompletedAdded to Library 150 Times as sinister 2
Read
+Library
Sisi Gelap Sang Penguasa

Sisi Gelap Sang Penguasa

Suasana terasa hening, seolah seluruh rumah menahan napas. Sebuah sedan hitam perlahan memasuki pekarangan. Mobil itu berhenti tepat di depan teras, membuat semua mata otomatis tertuju ke sana. Seorang pria turun dari kursi depan, lalu membuka pintu belakang. Dari sana, seorang wanita berpakaian suster muncul sambil menggendong anak kecil—sekitar dua tahun, tubuhnya masih mungil seperti bayi. Anak itu tertidur lelap, wajahnya tenang, sama sekali tidak menyadari perubahan besar yang menunggunya.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as sinister 2
Read
+Library
Sweet Revenge

Sweet Revenge

Sweet Revenge Dalam keheningan mereka terdiam dengan pikiran masing-masing. Di sebuah danau yang sangat indah dipandang, dengan cahaya matahari pagi yang memantul dengan indahnya menimbulkan warna pelangi. Sebuah mobil X-Pander terparkir di tepi danau. Stela hanya terdiam duduk di sebelah laki-laki yang berpakaian jas hitam dan celana dasar. Memandang layar pipih ditangannya, Dafin berdecak lalu mengusap kasar wajahnya.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as sinister 2
Read
+Library
MONSTER

MONSTER

Ah, semenjak Jenan menyinggungku soal stalking, dia kelihatan menyeramkan dimataku. Aku mengambil nafas lalu membuangnya pelan untuk menenangkan diriku. Tenang Ana, tenang oke, relax. Jenan bukan monster, dia manusia. Aku hanya tinggal bilang terima kasih, minta maaf dan meminta ponselku setelah itu semuanya selesai.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as sinister 2
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status