Dosa dalam Cinta
Namun suara itu tenggelam dalam deru api dan gemuruh tanah yang pecah, dan dari kegelapan, suara itu datang sekali lagi—dingin, berat, menghunjam hingga ke tulang, “Kalian... sudah terlambat...”
Di detik itu, kilatan petir membelah langit, menyambar reruntuhan, dan dalam sekejap yang terasa seperti kekekalan, Satrio melihat wajah Citra muncul samar dalam asap—wajah yang basah oleh air mata, matanya penuh luka, menatapnya dengan campuran cinta dan penyesalan, sebelum bayangan itu lenyap dalam gelombang cahaya yang membakar segalanya menjadi abu.
Hot Chapters