Librairie
Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Kepincut Duda Berjanggut

Kepincut Duda Berjanggut

Casugraha : Pingsan. Mark : Koma tiga hari. Olavius : Begitu bangun, langsung minta kopi. Ghael : Gandasturi. Adwaya Lakeswara : Jambu biji. Bhagawanta Lakeswara : Kenari. Lainufar Suwardana : Blueberry. Morgan Padantya : Strawberry. Aaron Jayanagara : Kemiri. Dharvan Kagendra : Roti. Arya Himawan : Tahu isi.
101.8K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 50 fois en tant que cerbung tien kumalasari kejora pagi
Read
+Librairie
Fantasy World

Fantasy World

batin Venda. “Hingga pada pagi harinya, mayat cerberus itu tiba-tiba menghilang. Di sisi lain, aku mendapatkan kalung bagus ini,” ucapnya sambil memperlihatkan kunci berbentuk limas segi empat dengan ukiran menarik yang dia jadikan kalung.
9.87.1K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 141 fois en tant que cerbung tien kumalasari kejora pagi
Read
+Librairie
Nelayan Perkasa Pemikat Wanita

Nelayan Perkasa Pemikat Wanita

ucap Sumiyati, dia menyerahkan sebuah gelang yang terbuat dari emas pada Sari. "Ya aku pun tidak ingin menikah dengannya," kata Sari tersenyum. Sekitar jam 09.00 pagi, Sari pergi ke pasar yang ada di dekat pelabuhan untuk membeli beberapa rempah-rempah. Kemudian setelah itu dia pulang ke rumah lamanya yang dalam kondisi porak-poranda akibat badan gempa hari ini, di bekas dapur dia mencampur jahe merah, kunyit, rumput gajah dan ikan busuk yang sudah dihaluskan.
9.315.2K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 379 fois en tant que cerbung tien kumalasari kejora pagi
Read
+Librairie
SANG KUPU-KUPU MALAM

SANG KUPU-KUPU MALAM

Kini dia berguling-guling diselimut hingga tubuhnya terbungkus seperti kepompong. “Biasanya aku terbangun di malam hari untuk melayani orang, sekarang aku jadi sulit tidur malam hari.” seraya menghela napas. Hingga menjelang pagi dia pun menguap lalu merebahkan tubuh dan tidur. Dia tidur di pagi hari dan terbangun saat matahari sudah terbenam. “Hoaammm….sudah jam enam sore ternyata.”
1.6K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 46 fois en tant que cerbung tien kumalasari kejora pagi
Read
+Librairie
KUTUKAN LELUHUR

KUTUKAN LELUHUR

Malam yang bertabur bintang dengan sinar bulan yang kini terang menyinari hiruk pikuk masyarakat yang sedang berlalu lalang pada malam itu di Kampung Parigi, banyak orang kini sedang tertawa terbahak-bahak, karena melihat lima orang yang sedang bercerita dan bercanda dengan alat musik calung yang mereka bawa. Calung yang terbuat dari bambu yang bernada da mi na ti la da atau do re mi fa so la si do yang disusun dengan cara berjejer dan dipegang dengan salah satu tangan oleh para pemain itu, dan salah satu tangannya lagi memegang pemukul untuk memukul alat musik calung sembari bercanda satu sama lainnya. Sebuah pertunjukan yang populer pada zamannya, sebelum nantinya ada tarian jaipongan dan
10126.6K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 4.2K fois en tant que cerbung tien kumalasari kejora pagi
Afficher les avis (35)
Read
+Librairie
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
mizall works
weleh itu udah 70an aja gem vote nya, kirain bakal bisa nyalip ke nomor 1 dengan cepat wkwkwk. sukses terus kang berkarya. salam dari kami di batam main" atuh kesini mungkin bisa dapat referensi novel baru haha
Lire tous les avis
TUMBAL PENGANTIN

TUMBAL PENGANTIN

"Papa! Ada apa ini?" "Mas, Papa mendadak mual dan muntah-muntah. Lihat tuh! Muntahnya dikerumuni kumbang lagi," sahut Intan. Terlihat puluhan kumbang hitam sedang mengerumuni darah yang dimuntahkan oleh Erik. Suaranya bising dan mengganggu telinga. "Apa-apaan ini!" Pak haji tercekat, dia membuka sandalnya untuk menimpuk kumbang hingga serangga itu mati dan meletus, dari perutnya keluar gulungan rambut dan belatung.
102.8K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 59 fois en tant que cerbung tien kumalasari kejora pagi
Read
+Librairie
Tunduklah, Tuan Iblis! Istri Bisumu Adalah Tabib Dewa

Tunduklah, Tuan Iblis! Istri Bisumu Adalah Tabib Dewa

Berkat Racun Penurut yang mengerak di dalam organ pencernaannya, emban tua yang dulu garang itu kini telah menjelma menjadi kurir yang paling aman bagi Rara. ​Dengan gerak tubuh lincah yang sengaja membelakangi jendela, Nyi Surti menyodorkan sepotong kue wajik ketan. Di dalam penganan manis tersebut, terselip sebuah tabung bambu kecil seukuran ibu jari.
102.1K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 71 fois en tant que cerbung tien kumalasari kejora pagi
Read
+Librairie
Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Para penyintas keluarga Chen mengobrol di antara mereka sendiri, berjemur di bawah sinar matahari setelah bencana, merasakan tubuh mereka yang dingin akhirnya kembali hangat. Gunung belakang keluarga Chen. Makhluk bercangkang kura-kura itu berputar lebih bersemangat lagi. "Dia datang! Pertunjukan akan segera dimulai! Hehehe, setelah menunggu bertahun-tahun, akhirnya keinginanku terkabul!" Makhluk bercangkang kura-kura itu terkekeh, "Ayo! Aku tak sabar untuk meminum darah orang-orang kuat!!!"
2.7K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 65 fois en tant que cerbung tien kumalasari kejora pagi
Read
+Librairie
PEMBALASAN DEWA MAUT

PEMBALASAN DEWA MAUT

tanya Satria Kala, memilih postur netral, tangannya di sisi tubuh, namun sangat dekat dengan gagang Kujang. "Pekerjaan yang Tuan lakukan meninggalkan riak dalam kesunyian," jawab Rara Santi, menegakkan posisi duduknya. Ia kini menatap gulungan di pangkuannya. "Saya adalah Rara Santi, pendeta dari Cigugur, pemuja Dewa-Dewi Keseimbangan, termasuk Dewa Maut Dipasena. Tiga bulan lalu, saya diperlihatkan gambaran mengenai kembalinya musuh-musuh purba, dan saya diminta bersiaga menunggu kemunculan Sang Serpihan."
103.1K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 123 fois en tant que cerbung tien kumalasari kejora pagi
Read
+Librairie
Ternyata Kamu Tempat Pulang

Ternyata Kamu Tempat Pulang

Ia menaruhnya di sandaran kursi, lalu mengeluarkan isi tas—serai, daun jeruk, santan, udang, tempe, bawang merah, seikat kecil kemangi. “Serius lo cari kemangi di Paris?” Kirana mengangkat alis. “Demi lo, sayang.” Tatapan lurus itu membuat Kirana menunduk sambil tersenyum geli, menutupi pipi yang mulai hangat. Ia masih belum terbiasa dipanggil begitu oleh Haris. Kejadian semalam masih kerasa kaya mimpi. Ia bahagia. “Masak apa kita hari ini?”
937 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 24 fois en tant que cerbung tien kumalasari kejora pagi
Read
+Librairie
Dernier
123456
...
10
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status