Hangatnya Dekapan Mas Dokter
seru Renata dengan panik, kedua tangannya berusaha mendorong tubuh Sinta agar melepaskan jambakannya pada rambut Winda.
Namun, Sinta yang sudah kesetanan dan gelap mata sama sekali tidak peduli siapa yang ada di depannya.
Merasa gerakannya dihalangi, Sinta mengerahkan seluruh tenaga kasarnya, memberikan dorongan yang teramat kuat pada kedua bahu Renata.
"Menyingkir kamu, pengganggu!" teriak Sinta beringas.
Tubuh mungil Renata yang tidak siap menerima hantaman tenaga sebesar itu seketika terdorong ke belakang dengan sangat keras.