Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
CINTA SEORANG JANDA

CINTA SEORANG JANDA

Ratih pov *** "Tadi itu siapa, Tih? Ganteng pisan. Kenalin napa," ucap Mbak Nadia. Aku mendengus mendengarnya. "Gak tau. Orang Ratih baru aja kenal, gak sengaja." "Kok bisa? dia nggak ngasih nomer w.a atau apa... Gitu?"
4.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai sinta 1
Baca
+Pustaka
Hasrat Cinta Tuan Arsitek

Hasrat Cinta Tuan Arsitek

Sinta berdiri di ambang pintu, tubuhnya gemetar hebat, pipinya lebam kebiruan, sudut bibirnya sobek mengeluarkan sedikit darah yang sudah mengering. Lengan kanannya memerah, seperti bekas cengkeraman kuat, gaunnya kotor dan robek di beberapa bagian. "Sinta!" Rama bergerak cepat, meninggalkan kursinya, berlari menghampiri sosok yang hampir ambruk itu.
10509 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai sinta 1
Baca
+Pustaka
ASMARA RUSUN SIMPANG TIGA

ASMARA RUSUN SIMPANG TIGA

Cincin di jari Rio tiba-tiba menjadi hangat, dan dia merasakan getaran yang tidak pernah dirasakan sebelumnya. “Ah, maaf ya Mas, aku tidak sengaja,” kata wanita itu dengan senyum menyelingkuh. “Nama aku Sinta, baru kerja seminggu ini. Kamu Mas Rio kan kasir senior disini? Sudah dengar cerita kamu yang hebat melawan preman.” Rio hanya bisa mengangguk sambil tersenyum. “Iya, betul. Semoga kerjaanmu nyaman ya Sinta.”
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai sinta 1
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Lee berlari membawa kantung pasir karang berpendar, wajah mereka tercermin di kulit Sinta yang kini seperti kaca. Mereka tahu bahwa Sinta telah berubah menjadi entitas luar biasa, menjadi perisai terakhir Bumi melawan invasi alien. Gelombang suara frekuensi kosmik yang dikeluarkan oleh Sinta membuat para alien terdiam, seakan-akan terhipnotis oleh kekuatannya yang luar biasa. Dengan penuh keyakinan, Sinta berdiri di hadapan armada alien, siap melawan untuk melindungi planetnya.
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai sinta 1
Baca
+Pustaka
Menyala Istri Sah!

Menyala Istri Sah!

Dari luar tampak sederhana, tapi Nayara sudah merawatnya seperti anak ketiganya. Di dalam, Sinta—karyawan muda yang baru bekerja hampir setahun—sudah bersiap merapikan etalase. Tubuhnya kecil, rambutnya diikat rapi, dan wajahnya selalu menyimpan senyum sopan. “Pagi, Bu Nayara,” sapanya sambil menunduk sedikit. “Pagi, Sinta. Gimana, pesanan online kemarin sudah dipacking semua?”
66.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai sinta 1
Baca
+Pustaka
Kehidupan Setelah Perpisahan

Kehidupan Setelah Perpisahan

“Hei… nggak bau!” Rica mendekat sedikit, lalu langsung mundur lagi. “Nah, kan! Makin dekat makin kerasa.” Sinta mulai merasa aneh. Ia kembali mencium bajunya, lalu bagian kerah. “Aneh…” gumamnya pelan. Rica memperhatikan ekspresi Sinta yang mulai berubah. “Lu baru dari mana sih?” “Dari rumah.” “Mandi nggak?”
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 495 kali sebagai sinta 1
Baca
+Pustaka
CINTA BERGANTI

CINTA BERGANTI

Seantero kantor memang tidak begitu menyukai Shinta, namun aku memilih berteman dengannya,karena Shinta sangat menyenangkan. Kado terakhir yang ku buka adalah kado kecil dari Pak Adrian, pelan pelan ku membuka kotak berwarna coklat. Di dalamnya terdapat foto ku dengan Pak Adrian, tadi siang dalam sebuah bingkai kecil, dan sebuah kalung yang sangat indah. Ternyata pak Adrian semanis itu. Pikiranku melayang dan kini aku tertidur dengan kalung indah di leher, juga sebuah bingkai foto yang ku pajang di meja sudut kamar. Tidurku malam ini dihiasi senyuman.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai sinta 1
Baca
+Pustaka
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Pria itu mengenakan kemeja putih yang digulung lengannya hingga siku. Wajahnya datar tanpa senyum. “Ren,” sapa Selin pelan, suaranya hampir tenggelam diantara suara klakson kendaraan yang lewat. Rendra hanya mengangguk kecil. “Silahkan masuk,” katanya singkat, lalu mundur sedikit agar Selin bisa lewat. Tidak ada sapaan balik. Tidak ada senyum. Hanya anggukan itu.
10832 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai sinta 1
Baca
+Pustaka
Kekasih Di Balik Kabut

Kekasih Di Balik Kabut

Dia menyipitkan mata untuk melihat ujung sinar yang berada di belakang Jauhari, yang bertugas sebagai penarik terakhir. Sinta menghampiri pria tersebut, kemudian dia meraih sinar dan melilitkannya ke kedua pergelangan tangannya. Rasa panas sinar itu tidak dihiraukan Sinta. Meskipun kemampuan olah napasnya masih minim, gadis berbibir penuh itu tetap berusaha membantu. "Sin, mundur tiga langkah," pinta Jauhari. Sinta mengerjakan permintaan pria berkaus biru. Dia memantapkan posisi kaki, sebelum kembali menarik sinar memanjang yang seolah-olah membentuk tali.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai sinta 1
Baca
+Pustaka
Dipaksa Menjadi Nyonya Besar

Dipaksa Menjadi Nyonya Besar

Suaranya lembut, penuh madu. Evelyn mengangguk singkat, tidak tahu harus bersikap bagaimana. Wanita itu mendekat. Aroma parfum mahal menyengat hidung Evelyn. “Aku Sinta.” Ia mengulurkan tangan dengan gerakan anggun. Kuku-kukunya panjang dan berkilau dengan cat kuku merah yang sama dengan gaunnya. Dengan ragu, Evelyn menyambut tangannya.
435 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai sinta 1
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status