Ifat
“Jadi, Ifat yang selama ini kamu ceritain di telepon itu, laki-laki yang agak pendiam itu, yang cleaning service, yang pernah jatuh terpeleset waktu membersihkan dinding kaca di samping mejamu, yang pernah kesetrum waktu membetulkan kabel komputermu, yang pernah kamu lihat ketiak bajunya robek waktu mengganti bohlam lampu.., kamu falling in love sama dia??”
Leony mengangguk malu. Ujung sebelah bibirnya tergigit.
“Oh, my God. It’s definitely unbelievable!”
“Cinta memang tidak bisa dipercaya kok, tapi lebih dari cukup untuk bisa dirasakan. Tiba-tiba saja cinta datang, tahu-tahu aku sudah meriang mikirin dia.”
“Hahaha!”
Anggun cepat menangkupkan sebelah tangan ke mulutnya, menyadari beberapa pe
Hot Chapters