KUBELI KESOMBONGAN IPARKU
Tangan Mas Arlan pun tak berhenti mengelus pangkal pahaku ini supaya tidak tersulut emosi atas ucapan yang Mama Desti dengungkan.
"Aku sudah tiba di lokasi, udah dulu ya, Mah, penasaran aja sih, kalau memang si Nilam mengada-ada kan aku bisa tambah cacian untuknya, tukang bohong dan mengaku kenal dengan pemilik perusahaan tempat Mas Gerry bekerja," ucap Mbak Dila ternyata penasaran karena ingin membuktikan ucapanku, tujuan utamanya adalah ingin menambah cacian untukku.
"Coba sekarang kamu tanya ke resepsionis," suruh Mama Desti.