Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lahirnya sang Milyarder Terkuat

Lahirnya sang Milyarder Terkuat

Mile berteriak histeris ketika tangannya di patahkan Rey dengan sangat cepat, padahal dia tadi masih melihat Rey baru beranjak berdiri. Swut Krak! Argh! Mile berteriak lagi ketika salah satu kakinya di injak Rey hingga patah, membuatnya sosok yang mahir dengan kecanggihan teknologi itu langsung tersungkur di tanah. "Aku kira kamu pintar, ternyata bodoh," ejek Rey sambil memprogram komputer Mile mematikan semua Bom yang ada. "B—Bagaimana mungkin kau ...." "Aku hanya sengaja memancing agar kamu lengah, ternyata benar kamu juga takut mati, seperempat yang aku kira," jawab Rey sambil menghancurkan perangkat Komputer milik Mile.
1063.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai resensi milea suara dari dilan
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Ahmad Sule
saran saya si jangan terlalu fokus sama cerita tentang seorang Rey sesekali bahas tentang orang tua kedua pacarnya biar jalan ceritanya tidak mudah ditebak soalnya kan pacar Rey punya orang tua jadi harus di ekspos juga supaya lebih menarik kalo ky gini ketebak bgt ky novel" yg prnh sy bc ovrgoodsi.
Baca Semua Ulasan
Penawaran Gila Suamiku

Penawaran Gila Suamiku

Dengan konsep transparan full dari atas ke bawah, panjangnya pun Abby perkirakan di atas paha, yang kalau di kenakan saat duduk— ohh yea, you know, Abby tidak ingin mengatakannya. Pabrik tampaknya kekurangan bahan kala memproduksi itu! "Ishh kak, kan ada papanya Gio yang menghangatkan." Balas Mila blak-blakan. Yang seketika membuat Abby mual. "Geli sekali!" Mila mencebik. "Seperti tak pernah saja merasakan enaknya saja," Abby mendelik mendengar itu, tentu otaknya tidak lah polos. "Lucy tercipta jalur apa coba."
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai resensi milea suara dari dilan
Baca
+Pustaka
Mahluk Lain(Dia Yang Mengikuti Aku)

Mahluk Lain(Dia Yang Mengikuti Aku)

18. Mahluk Lain (Dia Yang Mengikuti Aku) Melati Menceritakan Masa Lalunya Penulis : Lusia Sudarti Part 18 Mbak pelayan tersebut menebarkan senyum smirknya untuk suamiku. Aku mendengus kesal melihatnya. ================ Kami melanjutkan perjalanan kembali, kali ini aku tak ingin terlelap! Karena kami akan melewati daerah alas Roban.
611 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai resensi milea suara dari dilan
Baca
+Pustaka
Simpanan Sang Miliuner

Simpanan Sang Miliuner

Kesabarannya lama-lama habis, karena Nigel juga ikut mengatakan bahwa Luna bukan pelacur. “Nona Mireya, saya tidak berhak untuk bicara lebih lanjut. Anda bisa langsung berbicara pada Tuan Draco Riordan.” Nigel tidak berani berbicara lebih lanjut. Dia hanya menunduk, di hadapan Mireya. Mireya menatap tajam Nigel. “Kau sama saja tidak ada gunanya!” Lalu, wanita cantik itu melangkah pergi meninggalkan Nigel tanpa berkata apa pun lagi.
1022.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 797 kali sebagai resensi milea suara dari dilan
Baca
+Pustaka
Diperas Mafia Tengil

Diperas Mafia Tengil

Ia tampak sangat puas sudah berhasil mengerjai Rinto. Rinto membuang muka. Kemarahannya masih membara. Ia tidak percaya bahwa ucapan Radin sebelumnya hanya candaan. Namun ia tidak punya tenaga lagi untuk melawan. Di luar sana, kembali terdengar teriakan seorang pria yang terluka. Teriakan yang menyayat hati dan sangat membutuhkan pertolongan secepatnya. “AAARRRGGGHHH!!! MAMA!!! MAMA!!!”
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai resensi milea suara dari dilan
Baca
+Pustaka
Bakti Seorang Menantu

Bakti Seorang Menantu

Mala berbicara sambil duduk di belakangku, lalu melingkarkan tangannya di perutku. "Dadah, Dilan sama Milea mau jalan-jalan dulu," ucapnya pada Helen. Jail sekali istriku ini, Mungkin saking sudah muaknya dia hingga mampu berlaku konyol bak anak kecil yang cemburu.
9.626.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai resensi milea suara dari dilan
Baca
+Pustaka
Surat Kecil Dari Mama

Surat Kecil Dari Mama

Langit menggeleng pelan melihat pacarnya itu. "Satu, dua ...." Dan setelah itu Milea langsung berlari menuju Langit untuk melihat hasil fotonya. "Ih bagus ya, kaliatan cantik!" "Bukan kelihatan, kamu emang cantik dari dulu," kata Langit. Milea mencubit pelan perut Langit. "Udah ih gombalnya, malu tau diliat orang-orang!" Lea melihat sekelilingnya.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai resensi milea suara dari dilan
Baca
+Pustaka
Istri Rahasia Presdir

Istri Rahasia Presdir

Lalu Dita membuka isi map tersebut dan kemudian senyumnya terangkat. "Milea Anandita. Dia berpenampilan seperti pria, tapi itu sempurna." gumam Dita sambil tersenyum, "Cory, aku memilih wanita ini. Tolong hubungi dia sekarang." ujar Dita pada Cory dengan senang. *** Milea baru saja tiba di lobby kantor The Eye God Tower. Kebetulan sekali, mata Milea langsung menangkap sosok temannya yang juga baru tiba dan turun dari mobilnya.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai resensi milea suara dari dilan
Baca
+Pustaka
Bersyukur Memilikimu

Bersyukur Memilikimu

Maaf buat pembaca saya, hari ini saya salah lagi dalam meng upload Saya mohon maaf sebesar besarnya maafkan saya Saya akan tidak mengulangi kesalahan ini lagi Oke lanjut.. "Sabar, gue pengen nambahin tulisan, waaow soswitnyaa, bagai Dilan dan Milea. Cocok bangett dehh mereka....Terkirim. " ujarnya "Gak sabar deh ngeliat ekspresi Dirga kaya gimana sekarang hahaha" ujar Bara
27.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai resensi milea suara dari dilan
Baca
+Pustaka
MENANTU IMPIAN IBU

MENANTU IMPIAN IBU

“Aku mengabaikanmu hari ini…” Dengan lembut, Dilan menyentuh bibir Dini dengan jarinya, menghentikan kalimat yang belum selesai. “Hush, nggak perlu ngomong gitu. Yuk, makan dulu. Nanti kamu lapar.” Senyum kecil muncul di bibir Dini, ia menunduk malu. Dia kembali melahap suapan dari tangan Dilan, rasa ikan mujair bakar dengan sambal terasi menyentuh lidahnya. Ini adalah makanan favorit Dilan—dengan sambal pedas dan lalapan segar, sesuatu yang tak pernah ia temui di desanya.
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai resensi milea suara dari dilan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status