ARWAH CINTA PENASARAN
terdengar bersahutan. Bik Odah masih menangis dengan mata terpejam, ada Narti disebelah Bik Odah.Pak Bahri pun duduk, ia mendekati Bik Odah sambil berkata.“Istighfar, Bik Istighfar. Sekarang kamu buka matamu”“Saya takut tuan.”“Coba kamu buka mata.” Perintah Pak Bahri pada Bik Odah.Dengan berat hati Bik Odah membuka mata perlahan lahan. Nampak dalam pandangannya Narti, Pak Mamad sopir juga Karenina dan Pak Bahri.“Astaghfirullah ...” Suara Bik Odah sambil menarik nafas panjang.“Alhamdulillah...” Sahut semua yang ada di ruang tamu saat melihat melihat Bik Odah sudah sadar dan ketakutannya telah berlalu.Pak Bahri pun berdiri sambil satu lengannya melingar pada punggung Karenina dan membimbing t
ตอนยอดนิยม