Dibuang Suami, Dipinang CEO
Suaranya bergetar, tangan menggenggam dada.
“Alhamdulillah, ya Allah… akhirnya kamu bisa pulang, Nak. Maafin Ibu kalau selama ini terlalu keras.”
Naira menoleh pelan, bibirnya tersenyum tipis. “Terima kasih, Bu. Saya cuma ingin hidup tenang… itu saja.”
Tari datang dari belakang, mengenakan jaket kulit crop, celana high waist, dan kacamata hitam oversized look-nya tak main-main, seperti keluar dari editorial fashion.
ตอนยอดนิยม