Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ketika Luka Lama Kembali Menyapa

Ketika Luka Lama Kembali Menyapa

Tagar #SuaraLiora langsung naik jadi trending nomor satu. “Kalau ada dari kalian yang pernah disalahkan atas sesuatu yang bukan salah kalian… aku ingin kalian tahu: kalian tidak sendiri. Luka kita mungkin berbeda, tapi keberanian kita sama. Kita bisa berdiri lagi. Kita bisa bernapas lagi. Dan kita bisa memilih untuk hidup dengan kepala tegak.” Ia meletakkan mikrofon dengan tangan yang akhirnya berhenti gemetar. Ruangan meledak dengan tepuk tangan panjang. Ada yang berdiri, ada yang berteriak namanya.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai sometime when we touch lirik
Baca
+Pustaka
Mulai Sekarang, Aku Tak Menanti Lagi

Mulai Sekarang, Aku Tak Menanti Lagi

Pisau ukir di tangan Lily tergelincir di atas kayu di depannya dan tanpa sengaja menggores tangan Lily. Rasa sakit yang terlambat dirasakan pun muncul. Tetes demi tetes darah mengalir dan mendarat tepat di atas ukiran kayu di dekat kaki Lily. Lily memandang ukiran kayu di dekat kakinya. Itu adalah ukiran yang dia buat menyerupai wajah Yoga. Waktu itu, Yoga bahkan sempat menggoda dan mengolok-olok Lily, "Sampai segitunya nggak bisa jauh dariku?"
9.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai sometime when we touch lirik
Baca
+Pustaka
Dokter, Sentuh Aku Lagi

Dokter, Sentuh Aku Lagi

ucap Elvareno lirih, “buat tahun pertama kamu pergi. Waktu itu kamu bilang suka lilin aroma lavender karena bikin kamu tenang. Jadi aku beli satu setiap tahun, tapi nggak pernah kubakar. Ini yang terakhir.” Avrisha membuka kotaknya. Sebuah lilin beraroma lembut, masih terbungkus plastik bening. Ia menatapnya lama, dan senyum kecil muncul di sudut bibirnya, senyum getir. “Kamu masih ingat, ya?” “Setiap hal kecil tentang kamu nggak pernah aku lupain.” Ia membuka kotak kedua, warna biru. Di dalamnya ada pulpen silver dengan ukiran huruf “A”
1022.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 554 kali sebagai sometime when we touch lirik
Baca
+Pustaka
Dalam Rengkuhan Hasrat Kakak Ipar

Dalam Rengkuhan Hasrat Kakak Ipar

Menghalangi Dewa memiliki keturunan terasa seperti kejahatan yang tidak termaafkan bagi Lily. ​Dengan tangan gemetar, Lily meraih ponselnya di atas nakas. Cahaya layar yang terang menyambar matanya yang sembap. Dia tidak bisa tidur. Pikirannya terus berputar pada kata "jaringan parut" dan "kemungkinan sangat kecil."
9.7279.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.4K kali sebagai sometime when we touch lirik
Baca
+Pustaka
REINKARNASI SANG PUTRA SURGAWI

REINKARNASI SANG PUTRA SURGAWI

Lirih. Serak. Patah. “Tolong aku.” Seira terdiam. Semua amarahnya seperti bertabrakan dengan rasa cintanya sendiri. Lucan menoleh sedikit ke arahnya. Mata yang biasanya tajam dan penuh kendali itu kini buram oleh rasa sakit. “Biarkan aku menyentuhmu,” bisiknya. “Itu akan membuatku lebih baik.” Seira menelan ludah.
10656 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai sometime when we touch lirik
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Ia mulai bersenandung kecil, sebuah nada yang tidak memiliki lirik, namun memiliki rasa hangat seperti matahari pagi di Long Beluah. Lia mengikuti nada itu. Ia mulai menggoreskan jarinya yang membeku di udara, menuliskan kata-kata menggunakan energi panas dari memorinya bersama Arka. "KITA ADA KARENA KITA BERANI MERASAKAN."
902 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai sometime when we touch lirik
Baca
+Pustaka
Setelah Hujan Bulan Desember

Setelah Hujan Bulan Desember

Matanya berembun. “Aku kini akan mencintaimu setulus hati, Ra. Percayalah!” ucap Refans. Dia tidak berani menyentuh tangan Lira. Saat ini busana yang dikenakannya menghalangi para laki-laki untuk menyentuhnya sesuka hati. “Terima kasih Fans sudah menerimaku apa adanya!” ucap Lira.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai sometime when we touch lirik
Baca
+Pustaka
Hasrat Cinta Tuan William

Hasrat Cinta Tuan William

Pikirannya padat oleh banyak hal, sehingga yang diinginkannya sekarang adalah sentuhan untuk memabukkan kesadarannya. “Kemarilah, gadis kecil,” William meminta Lira mendekat, kemudian dia sendiri bangkit. Keningnya ditempelkan di kening Lira, dan tangan kanannya merambat di leher gadis itu. “Kurasa… ini tidak papa. Aku merindukan sentuhan seseorang yang bisa membuatku berpaling dari dunia ini sejenak.”
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai sometime when we touch lirik
Baca
+Pustaka
Diceraikan Mantan Suami, Ternyata Aku ....

Diceraikan Mantan Suami, Ternyata Aku ....

Dia pun tertegun sesaat sebelum berkata, “Aku nggak tekan tombol like kok ....” “Jadi, kamu benar-benar membacanya?” tanya Moonela dengan nada aneh. “Aku hanya melihat sekilas, nggak baca kok ... Tapi, aku nggak tekan tombol like!” seru Lillia dengan malu karena merasa seperti sedang menjadi pusat perhatian seluruh warganet. Sepertinya, dia sudah tidak bisa tinggal di Bumi lagi dan harus pindah ke planet lain.
9.1238.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.2K kali sebagai sometime when we touch lirik
Tampilkan Ulasan (61)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
YFK08
kok aku nebak2 ya, kan pernikahan bisnis Claude dengan anak keluarga jaspal, apakah setelah kebohongan Kelly terungkap maka pernikahan nya di lanjutkan dengan lilia yang anak kandung keluarga jaspal ??? semoga aja bener ya...
Baca Semua Ulasan
Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Gerbang Neraka: Desa Terakhir

“Kau ingat aku?” Gadis itu menoleh pelan. Dan dengan suara sangat lirih, ia berkata: “Jangan percaya pada pantulanmu…” Ruangan langsung sunyi. Ilham merasakan jantungnya berhenti sejenak. Revana menelan ludah. “Apa maksudnya, Lira?” Lira hanya menatap ke arah dinding kosong dan menggambar sesuatu di udara sebuah lingkaran dengan garis menembusnya. Simbol yang sama seperti yang muncul di semua cermin yang retak.
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai sometime when we touch lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status