My Game Boyfriend
“Aku hanya ingin memberikan sesuatu yang spesial untuk malam ini. Sesuatu yang hanya milik kita berdua, sesuatu yang berbeda dari biasanya.”
Arthur tertawa pelan, suara tawanya terdengar lembut namun juga penuh dengan rasa yang menggoda. Dia kemudian mengangkat tangan untuk menyentuh dagu orang itu dengan lembut, menatap mata orang itu dalam-dalam, seolah ingin membaca setiap isi hati yang tersembunyi di balik tatapannya.
“Kamu benar-benar jahat,” katanya dengan nada yang penuh kasih sayang. “Tapi aku sangat suka sekali dengan cara kamu membuatku menunggu dan menantikan sesuatu yang baru.”