Pergilah, Temukan Dia
Meski pembicaraan itu telah selesai, emosi dalam hati Melina masih belum mereda untuk waktu yang lama.
Dia duduk sendirian di tempatnya, merenung lama, hingga akhirnya memahami maksud di balik kata-kata Jenny.
Masa lalu adalah masa lalu, biarkan mati seperti hari kemarin.
Hari ini adalah hari ini, biarkan lahir seperti hari baru.
Seketika, awan gelap yang menutupi hati Melina pun menghilang.
Dia berdiri dan berjalan menuju ruangan sebelah, lalu membuka pintu.