Mengejar Cinta Nona WO
“Tapi, kamu. Di antara kekacauan hari ini, kamu tetap bisa berdiri, ngatur semuanya, dan bikin semuanya kelihatan indah. Aku nonton kamu dari jauh, dan jujur, aku bangga banget.”
Aku menggigit bibir bawah. Pandanganku mulai kabur.
“Kamu tahu nggak,” bisikku. “Selama bertahun-tahun, aku ngerasa capek banget berdiri sendiri. Bikin semua orang senang, semua pasangan bahagia, semua acara lancar. Tapi, pas pulang, nggak ada yang nunggu. Nggak ada yang lihat aku juga butuh tempat bersandar.”
Hot Chapters