Suara Di Bilik Iparku
tandasku geram.
Ia bungkam, sepertinya ia merasa keliru dengan sikapnya. Entah ia merasa keliru dengan kata-katanya atau dengan sikapnya kepadaku.
Memang, buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Bapak, mertuaku, memang bertabiat seperti ini jika kepada ibu. Maka tak heran jika Mas Akbar dan Bara pun memiliki sifat seperti ini pula, arogan, kasar, dan suka berkata kotor jika sedang marah.
Hot Chapters