INGIN TERLIHAT KAYA, AGAR BISA MENGHINA IPAR
Karena yang bersangkutan dengan uang, semua merasa keberatan untuk menolong.
Firman? Dia tak bisa menolongku. Aku pun juga tahu, seberapa besar gaji Firman.
Disaat seperti ini, aku menyadari semua kesalahanku. Saat uang masih merajai rekening, aku sangat sombong. Bahkan selalu meremehkan adikku dan istrinya.
Aku selalu bangga jika bisa menuruti keinginan Niken. Bahkan selalu menghina Firman jika mereka tak ada pergi ke pasar. Sedangkan kala itu, aku dan Niken, selalu pergi ke pasar, jika waktu pasar tiba.