Petaka Chat Rahasia Suamiku
"Eh enggak, enggak, enak aja. Ya udah Mas, saya pamit, ya? Assalammu'alaikum."
"Eh, bentar!"
Pria berkulit putih itu menghentikan gerakanku yang hendak turun dari mobil.
Aku mengerjap bingung. "Ya, Mas?"
Tanpa pendahuluan, Mas Satria mengulurkan tangan kanannya padaku.
"Salam dulu dong, saya kan suami kamu. Oh ya, cium tangan itu wajib hukumnya jadi beda sama perjanjian," jelas Mas Satria sambil menarikku lebih dekat ke arahnya.
Bab Populer