Suami Bayaran
"Beruntung sekali Ibu Luna punya suami seperti pak Ervin."
Aku hanya tersenyum kecil dan mengucapkan, "Alhamdulillah, Sus."
"Lebih dari sekedar materi, memang lebih baik punya suami yang bertanggung jawab, perhatian dan sayang keluarga."
Aku masih tersenyum karena untuk menjawab pun rasanya aku tidak memiliki daya serta tenaga. Memang aku tidak mencari suami yang kaya raya hingga bisa menjamin masa tuaku tidak akan kekurangan. Bagiku yang terpenting seiman, bertanggung jawab, tidak selingkuh, dan tidak melakukan KDRT kepadaku itu saja sudah cukup, namun saat mengingat kembali jika aku dan Ervin menikah karena aku menyewa jasanya sebagai seorang suami bayaran, aku hanya bisa tersenyum. Salah
Hot Chapters