Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dipaksa menikah, dicintai tanpa ampun oleh mafia miliarder

Dipaksa menikah, dicintai tanpa ampun oleh mafia miliarder

Sudut Pandang Bruno Aku duduk di tepi tempat tidur dan menatapnya, aku tak bisa mengalihkan pandanganku darinya. Ia tetap meringkuk di tempat tidur, melipat tubuhnya seperti janin bayi. Aku benci posisi itu dan aku benci kenyataan bahwa aku mengenalinya, aku berharap aku bisa tahu apa yang terjadi di dalam pikirannya. Saat ini, aku berharap Diego ada di sini, ia tak akan pernah menjadi milikku jika Diego masih hidup.
441 viewsOngoingAdded to Library 11 Times as sudut pandang laskar pelangi
Read
+Library
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

Redita hanya mengangguk, ia tidak tahu bahwa sepasang mata itu ditengah menatapnya dengan tidak suka. Adnan mendengus kesal, ia benar-benar tidak suka melihat pemandangan itu, sangat tidak suka! Ia bergegas melangkah ke lift dsn mencoba menekan semua perasaan tidak sukanya itu. Ahh ... Dari tahun gajah sampai tahun MRT memang cemburu itu memang sebuah perasaan yang paling menyiksa bukan?
9.9265.3K viewsCompletedAdded to Library 8.5K Times as sudut pandang laskar pelangi
Read
+Library
Athanasia

Athanasia

serunya sambil menunjuk ke atas. Arsa mengikuti arah tunjuk Sia dan terpukau melihat indahnya pelangi di atas bukit tersebut, iya pelangi, sangat jarang melihat pelangi akhir-akhir ini. "Lo tau apa arti pelangi," celetuk Arsa ke Sia. Gadis cantik itu menggeleng kecil. "Lengkungan spektrum warna di langit, karena pembiasan sinar matahari oleh titik-titik hujan ataupun embun," jelasnya.
104.8K viewsCompletedAdded to Library 169 Times as sudut pandang laskar pelangi
Read
+Library
Mentari di Balik Awan

Mentari di Balik Awan

“Aku akan membiarkanmu mengatakan pada ibu kita kalau kau tidak menyukaiku. Terserah apa pun alasannya. Aku bukan tipemu, aku terlalu baik, atau karena aku terlalu tampan meski dengan kepala seperti ini—terserah.” Lian melirik orang-orang yang ada di kafe itu. Mungkin saja ada seseorang yang mau mengaku bahwa mereka mengenal pria narsis di hadapannya ini. Tapi semua orang sepertinya tidak ada yang peduli. Perhatian Lian kembali pada pria itu. Belum sempat Lian mengucapkan sesuatu, pria itu kini mengangkat lengannya. Ia menghadapkan jari telunjuknya ke atas dan menatap Lian dengan sorot tajam.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as sudut pandang laskar pelangi
Read
+Library
ATURAN LANGIT!

ATURAN LANGIT!

Jika melihat ke depannya sana, sejauh mata memandang, hanya nampak hamparan pasir beserta debu yang tebal, berterbangan tertiup angin, yang sekilas terlihat seperti berada satu garis, dan bersatu dengan gugusan Langit terjauh. Di ujung sana, nampak Horizon Langit dan Padang Pasir seperti bertemu di satu titik membentuk presfektif sudut prisma, dengan kilatan Cahaya Matahari yang menyerupai lampu sorot besar, berpendar ke segala arah, menyinari Lembah. Menampilkan spektrum warna-warni cahaya dasar yang terurai, terlihat indah, seperti sebuah Pelangi. Sementara kedua deret Pengunungan itu bertemu di sebuah titik membentuk cekungan seperti hurup 'U' yang sangat besar, hampir selebar puluhan kil
9.272.1K viewsOngoingAdded to Library 1.7K Times as sudut pandang laskar pelangi
Read
+Library
Kebangkitan Naga Perang

Kebangkitan Naga Perang

Mereka berdua saling pandang, napas mereka mulai terasa berat setelah pertarungan sengit itu. “Aku harus mengakui,” Laras menghela napas panjang, payungnya masih terbuka lebar di depan, “kau benar-benar pantas menjadi tangan kanan Naga Perang.” “Untuk kamu,” Katrin tersenyum samar, “tak buruk untuk seseorang yang bukan berasal dari Negeri Malam.”
1029.5K viewsCompletedAdded to Library 884 Times as sudut pandang laskar pelangi
Read
+Library
Membawa Pergi Benih Sang Mafia Kejam

Membawa Pergi Benih Sang Mafia Kejam

Walau mengenakan kacamata, tak dapat dipungkiri aura dingin yang menguar dari tubuhnya, amat mencekam, mengalahkan dinginnya udara malam. Matanya berpendar ke segala arah, melihat orang kepercayaan yang berada di kota ini lalu-lalang di sekitar sambil menyiapkan senapan. Di belakangnya, B dan Lopez mengekori Martin. 15 anak buah Martin mengikuti seraya membawa senapan laras panjang AK 47 di punggung. "Angelo dan Angela sudah tidur 'kan?" tanya Martin kala melihat B dan Lopez berjalan di sisi kanan dan kirinya sekarang.
1023.8K viewsCompletedAdded to Library 762 Times as sudut pandang laskar pelangi
Read
+Library
Hati Sang Bayangan

Hati Sang Bayangan

Mata mereka terasa perih, namun para penculik tersebut harus tetap bersiaga sebab ini jelas sebuah penyusupan. Mereka sangat memperhatikan suara atau gerakan kecil sekalipun meski penglihatan mereka sangat terbatas saat ini. Tak ada langkah atau suara yang terdengar. Sampai saat pria dengan beanie berwarna biru tua tersebut mendadak ambruk dengan luka sayatan cukup besar di lehernya. Mendengar ada suara ambrukan di tanah itu membuat yang lainnya semakin waspada.
832 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as sudut pandang laskar pelangi
Read
+Library
SANG PEWARIS

SANG PEWARIS

Si merah maroon yang tertutup di bagian pinggang ke bawah namun dibagian atas hanya berbalut renda tipis menerawang. Si peach yang terkesan anggun diatas lutut, tidak menerawang, terbuat dari satin, namun bagian punggungnya sangat terbuka. Dan terakhir si hitam yang paling seksi karena dari atas sampai bawah benar-benar menerawang dan terkesan rapuh. “Ya Allah, ini gimana cara makenya?” Seketika itu juga nafsu makan Haniyah menguap. Kepalanya dipenuhi dengan bayangan kalau dia memakai salah satu lingerie, entah apa kata Elkan saat melihatnya berpakaian seseksi itu.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as sudut pandang laskar pelangi
Read
+Library
Sepuluh Tahun Saling Menatap, Tak Seindah Saling Melupa

Sepuluh Tahun Saling Menatap, Tak Seindah Saling Melupa

Di depan kamera, Alex berkata bahwa dia merindukanku. “Melly, aku hanya pernah mencintai satu orang sepanjang hidupku. Diriku memang pernah melakukan sesuatu yang membuatmu marah, tetapi … bisakah kamu memberiku satu kesempatan lagi?” “Aku sudah menyelidiki semuanya. Orang yang menyebabkan kesalahpahaman di antara kita juga akan kupecat. Maukah kamu kembali?” Matanya memerah. Bahkan riasan tebal dari stasiun televisi pun tidak mampu menyembunyikan kelelahan di matanya.
1.7K viewsCompletedAdded to Library 63 Times as sudut pandang laskar pelangi
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status