Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta Sang Merpati

Cinta Sang Merpati

Dia menampilkan senyum terbaik pada si pejantan. Awalnya, kotak nasi memang ditepis dengan kedua tangan mengepak layaknya sayap, sebab belum terlihat jelas wajah Nadya. Namun, setelah begitu dekat, hanya tinggal beberapa buku jari lagi, pejantan berhenti membekur.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as sudut pandang laskar pelangi
Read
+Library
Cinta yang Kupendam

Cinta yang Kupendam

"Hem ... ada apa?" "Buang kacamata kamu itu! Bikin aku risi aja melihatnya!" perintah Alam yang tak masuk akal. Almaira melotot mendengarnya, "Dasar aneh! Jika kamu menyuruhku untuk membuang kaca mata ini? Bagaimana mana aku bisa melihat kamu yang ada di kejauhan?" Alam langsung menjitak kepalanya Almaira. "Bodoh amar sih kamu! Kamu bisa kan menggantinya dengan softlens."
104.2K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as sudut pandang laskar pelangi
Read
+Library
Lelaki Sang Penguasa

Lelaki Sang Penguasa

sahut Arga " Jangan bercanda kamu brengsek" teriak Rendi " Putarkan!" perintah Radit kepada anak buahnya. Lalu muncul sebuah tayangan di layar lebar ruangan Radit, karena memang Radit menyuruh anak buahnya untuk membawa Rendi langsung di ruangannya.
9.580.1K viewsOngoingAdded to Library 2.4K Times as sudut pandang laskar pelangi
Read
+Library
Love Puzzle Painting

Love Puzzle Painting

Laskar pelangi Takkan terikat waktu Bebaskan mimpimu di angkasa Warnai bintang di jiwa Menarilah dan terus tertawa Walau dunia tak seindah surga Bersyukurlah pada Yang Kuasa Cinta kita di dunia Selamanya Lantunan lagu yang berjudul Laskar Pelangi dari Nidji itu dinyanyikan oleh anak jalanan yang tengah mengamen. Dengan lantang sesekali mereka tersenyum. Bahkan, Mei yang tadi sedih, kini ikut tersenyum. Ia mengambil selembar uang lima ribu dari saku nya yang kemudian ia berikan kepada anak yang membawa kaleng. Dalam hati Mei, sebenarnya sedih, karena ia hanya bisa memberi dalam jumlah yang banyak. "Terima kasih banyak, Kak."
2.4K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as sudut pandang laskar pelangi
Read
+Library
Ujung Senja

Ujung Senja

“Saya sudah memperhatikan Ibu dari sepuluh tahun yang lalu, saat pertama kali saya jadi fotografer acara Sertijab Bapak.” “Saya malah gak ingat pernah bertemu dengan kamu sama sekali.” “Ibu tahu, sepuluh tahun lalu, luka di mata Ibu, sama sekali tak bisa Ibu tutupi. Tampak sangat jelas dalam lensa kamera saya, karena itu wajah Ibu tertanam dalam ingatan saya.” Aku diam, menunggu Dayu menyambung ucapannya. “Sekarang, luka itu tampak makin dalam, tapi, Ibu sudah jauh lebih pandai menutupinya.”
108.5K viewsCompletedAdded to Library 262 Times as sudut pandang laskar pelangi
Read
+Library
Pelangi di Padang Gurun Asmara

Pelangi di Padang Gurun Asmara

Setelah membeli beberapa makanan dan minuman, mereka melanjutkan perjalanan menuju Pantai yang jaraknya tidak terlalu jauh dari tempat mereka saat ini. Tak terasa mereka akhirnya telah tiba di Pantai Lamaru, nama pantai yang dituju oleh Azmira dan Yitno. Yitno membayar tiket masuk untuk dua orang dan kemudian melajukan kendaraan roda empat tersebut menuju parkiran yang tersedia. Azmira sungguh takjub dengan pemandangan di pantai itu. Sejauh mata memandang terdapat banyak sekali deretan Pohon Pinus yang menyegarkan mata. Rasanya sungguh damai dan tenang seperti semua beban masalah hidup hilang tanpa bekas.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as sudut pandang laskar pelangi
Read
+Library
PESONA SANG PEWARIS

PESONA SANG PEWARIS

tanya Radit tanpa melihat kearah pria yang berjalan di belakangnya. “Sudah tuan, sesuai permintaan tuan” jawabnya. “Bagus, mana tunjukan padaku barangnya” pinta Radit dan dia langsung berjalan kearah sofa melipat kedua kakinya sambil memperhatikan sekitar dan melihat beberapa karyawan perempuan yang melihat kearahnya dengan saling berbisik satu sama lain. Menatap malu-malu padanya. “Ini Tuan” ucap pria tadi yang berdiri didepan Radit sambil membuka sebuah kotak berwarna putih memperlihatkan sebuah kalung Silver dengan liotin berinisial W pada kalung tersebut.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as sudut pandang laskar pelangi
Read
+Library
Terperangkap dalam Dunia Elang

Terperangkap dalam Dunia Elang

“Dan itu berarti... perang sudah dimulai.” Matahari perlahan bergerak pergi. Kegelapan menyelimuti sudut kelam Rawapuri. Elang masih berdiri, bergeming, sendirian. * Darmadi mengamati layar laptopnya yang memutar video drone yang menunjukkan gudang senjata Rawapuri—milik Elang—dari kejauhan. Api sudah padam. Tapi wajah Elang yang muncul, berdiri di tengah reruntuhan—membuatnya tersenyum miring.
811 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as sudut pandang laskar pelangi
Read
+Library
Cinta dalam Pelarian

Cinta dalam Pelarian

tanyanya tanpa basa basi. “Melindungi kamu bagaimana? Aku bisa melindungi diriku sendiri saja sudah bagus,” sahut Dimas cuek. “Hah?! Dasar pacar tidak berguna,” oceh Susan. Dia menoleh ke arah Sarah kembali. “Sarah, aku sangat iri padamu.” Sarah pun hanya tertawa menanggapinya. *** Setelah mengenakan helm pelindung dan camouflage uniform masing-masing, mereka semua bersiap menuju ke arena paint ball.
10959 viewsCompletedAdded to Library 37 Times as sudut pandang laskar pelangi
Read
+Library
Bintang Jatuh Di Pelukan

Bintang Jatuh Di Pelukan

Banyak wanita dan juga beberapa pria mulai menitikkan air mata haru mendengar lirik lagu yang agak sendu itu. Angin menerbangkan rambut panjang Starla yang tergerai dan menimbulkan efek magis penuh pesona. Kilatan blitz kamera tertuju kepadanya, untung Starla selalu mengenakan kaca mata rayband hitam setiap kali konser.
103.4K viewsCompletedAdded to Library 103 Times as sudut pandang laskar pelangi
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status