Dinikahi Mas Pandu
Nadin melirik ke arah kaca di luar, mereka semua menangis, tetapi kemudian tersenyum karena melihat Nadin cekikikan.
"Mas Pandu, di laut bisa ngambang begitu, nggak ketemu bajak laut kan? Apa ketemu dugong?" Mendnegar pertanyaan Zita, Nadin kali ini tergelak, Pandu memejamkan mata menahan tawa karena di tubuhnya masih terpasang banyak kabel, ia tak boleh banyak gerak dan tertawa, tapi istrinya memang luar biasa menghibur. Keduanya tersenyum, saling menatap, dengan Zita yang kembali mencium lama kening Pandu lalu ke bibir.