Tumbal Pengantin Iblis
KarRacerita malam pertama yang sweetlirik lagu kala malam bersihkan wajahkabur matanya karena hendak pingsankisah cinta satu malam
Pemandangan sangat menakjubkan terlihat, banyak sekali kunang-kunang menghiasi sepanjang jalan yang terlewat.
Baru Kalina teringat sesuatu. “Elard, apa ini tempat malam itu ketika kita pulang dari pondok Sekar?”
Elard menghentikan lompatannya lalu menunduk untuk melihat wajah Kalina, pemuda siluman itu tersenyum, “Iya,” jawab Elard.
“Apa aku boleh berjalan? Pagi tadi aku lewat sini dan jalan setapak sepertinya tidak terlalu licin.”