Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
GADIS PILIHAN CEO

GADIS PILIHAN CEO

Untung saja sabar. Sudah siap sedia kantong kesabaran bergentong-gentong ini. Aku memiringkan kepala ke sebelah kiri, terus mencari kira-kira mana kalung paling indah dan menawan, setidaknya begitu menurut Pak Malik. Kulihat lelaki itu serius menyipitkan matanya ke dalam kaca di mana berbagai macam bentuk kalung berada. Mungkin agar penglihatannya lebih jelas.
1030.2K viewsOngoingAdded to Library 1.2K Times as sudut pandang malin kundang
Read
+Library
Feng Huang - Kitab 3: Pedang Surga

Feng Huang - Kitab 3: Pedang Surga

Dangmudo Basa akhirnya tiba di salah satu puncak yang lebih rendah daripada lainnya di sisi selatan Bukit Tigapuluh. Mereka berenam seolah memindai kawasan tanah landai di bawah perbukitan tersebut. Pemandangan di sana cukup elok dengan sebuah sungai besar yang melintas di hamparan hijau di bawah. Kirat memandangi sang mentari yang telah condong ke arah barat. Dia menghela napas lebih dalam. “Sepertinya,” ucapnya dengan kembali memandang pada semua orang, “si Mata Malaikat tidak kembali ke bukit ini.”
108.8K viewsOngoingAdded to Library 342 Times as sudut pandang malin kundang
Read
+Library
Bayangan Dalam Pandang

Bayangan Dalam Pandang

, kata Satoru-san, kemudian dia lanjut memberikan penjelasannya. “Glasses of Truth, bisa membantumu melihat shadow. Sampai detik ini, kamu hanya bisa melihat shadow yang benar-benar mengincarmu atau yang sangat dekat denganmu. Kalau kamu mengenakan kacamata itu, kamu bisa melihat mereka kapan pun yang kamu mau. Sedangkan Earings of Bravery, ketika digunakan bisa membuatmu tidak takut, meski dihadapkan dengan makhluk seseram apapun. Tetapi anting ini ada kekurangannya. Konon, dia agak sulit untuk dipakai sendiri. Cobalah.”, katanya.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as sudut pandang malin kundang
Read
+Library
Perjalanan Waktu: Gairah Liar Para Selir!

Perjalanan Waktu: Gairah Liar Para Selir!

kata Rajendra. Amukti Muda kali ini terdiam. Ia menatap Rajendra, lalu beralih ke Kundala yang masih berdiri dengan wajah merah padam. Dalam hati, ia setuju. Kundala memang terlalu berlebihan dalam melampiaskan amarahnya. Ini bisa merusak citra mereka. "Kau ini! Berani sekali!" Kundala semakin marah, ingin melompat dan menyerang Rajendra, namun ia melihat tatapan tajam dari Giriprana.
9.858.5K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as sudut pandang malin kundang
Read
+Library
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Sepasang matanya menatap tajam wajah Calistung yang kadang menggelap akibat sumbu lampu minyak bergerak tertiup angin malam. “Akhir hidup manusia tergantung dari kebiasaannya selama hidup.” Calistung berkata lagi dengan nada bijak. Senala mengalihkan pandangannya sesaat ke lantai kayu beranda padepokan. Kemudian dia tersenyum, berkata, “Dia pasti pelawak!”
101.9K viewsCompletedAdded to Library 68 Times as sudut pandang malin kundang
Read
+Library
Candu Pelukan Hangat Bos Dingin

Candu Pelukan Hangat Bos Dingin

decak kagum Karin pada Andaliman, lalu mengambil momen itu pakai ponselnya. Dinara merasa seluruh darahnya surut dari wajah. Ia menatap Elang yang berdiri menjulang di sana, matanya menghujam tajam ke arah Dinara, sebuah tatapan yang penuh ancaman sekaligus luka yang tersembunyi. Namun, ia juga melihat Andaliman yang menatapnya penuh harap, dikelilingi oleh rekan-rekan kantor yang menunggu jawaban.
108.4K viewsCompletedAdded to Library 219 Times as sudut pandang malin kundang
Read
+Library
Penderita Kanker Jadi Manusia Super

Penderita Kanker Jadi Manusia Super

Tak ada pria berdarah panas dalam radius enam meter yang punya peluang. Khaled melihat seorang Eric ternganga mengamati penampilan Kalinda dari meja kecil di sudut. Dia tampak seperti anak anjing putus asa yang dikurung di dalam kandang sementara saudara-saudaranya mengunyah tulang daging steak. Apakah ada sedikit rasa cemburu di sana?
102.3K viewsCompletedAdded to Library 86 Times as sudut pandang malin kundang
Read
+Library
You're My Destiny

You're My Destiny

jawab Pandu setengah berbisik. Windi memutar tubuhnya menghadap cermin, mendapati sebuah kalung dengan permata berwarna senada menjuntai indah di lehernya yang mulus. "Indah sekali, Kak," puji Windi takjub. "Bagiku kamu jauh lebih indah," balas Pandu. Tatapan mereka bertemu pada bayangan di cermin, mereka pun serentak melebarkan senyum. Binar-binar bahagia terpancar jelas dari mata keduanya.
108.7K viewsCompletedAdded to Library 217 Times as sudut pandang malin kundang
Show Reviews (32)
Read
+Library
Cathalea
Salam kenal pembacaku, Sayang. Ini adalah karya pertamaku. Cerita ringan yang bisa dibaca untuk semua umur. Khusus untuk kamu yang suka nonton drama Korea pasti relate nih dengan ceritanya. Happy reading, yaah. Ditunggu kritik dan sarannya. With ❤️ Cathalea
Submarine
Di awal-awal ceritanya sedikit monoton, cenderung membosankan. Tapi semakin dibaca, semakin menarik. Banyak misteri yang terkuak, membuat kita semakin penasaran. Romansa Windi dan Yoo -ill juga mulai bikin baper. Lanjut thor. Pengen liat kisah Windi setelah dirinya jadi milyuner.
Read All Reviews
Lintas Takdir dan Kutukan

Lintas Takdir dan Kutukan

Bab 6: Dalam Bayang-Bayang Kegelapan Langit malam yang kelam seolah turut menyaksikan pertempuran di depan istana. Ananta berdiri dengan napas tersengal, menggenggam erat pedangnya, sementara Randu berdiri di sisinya, siap melindunginya kapan saja. Di hadapan mereka, beberapa makhluk bayangan dengan mata merah menyala mengeluarkan desisan aneh, seperti binatang buas yang kelaparan.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as sudut pandang malin kundang
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status