Bisikan Tengah Malam
Samsuri mengangguk, lalu tergesa pergi menuju tukang cendol yang berjarak sekitar 50 meter.
"Lama tak bertemu Sukemi..." Samiran memulai pembicaraan, sambil duduk di bangku depan Sukemi. Mereka hanya terhalang tumpukan plastik dan bakul isi bunga tabur, saling menatap dengan jantung yang sama berdebar.
"Ya, sangat lama. Meski kita tidak tinggal begitu jauh," sahut Sukemi, suaranya jadi ikut bergetar pula. Dia mendadak merasa sesak.