Rayuan Maut Para Tetanggaku
Uangku tinggal sisa seratus ribu, aku kirim lebih ke Alisa untuk Ibu.
Pukul setengah delapan, Bu Sarah kirim pesan di grup : [Semua ke lobi ya. Sarapan dulu sebelum meeting]
Kami bertemu di lobi, suasana pagi Bandung dingin tapi cerah. Bu Sarah energik seperti biasa, memimpin kami ke warung nasi TO (tutug oncom) dekat hotel. Tempatnya sederhana, di pinggir jalan dengan meja-meja kayu tempatnya sangat nyaman, aroma nasi timbelnya menggoda. Kami pesan nasi timbel lengkap: nasi hangat dibungkus daun pisang, oncom goreng pedas, ayam bakar, tahu tempe, dan sambal terasi yang nendang.