OBSESI BARA
"Laila maunya cuman di Turki doang Mas. Pengen naik balon-balon. Terus lihat burung-burung, memberi makan. Terus makan di atas balon udara. Ah, Laila rasanya benar-benar tidak percaya ini. Sangat tidak sabar untuk main ke sana ... eum, kalau ke Bali? Laila takut kamu malah terpincut sama wanita lain, Mas. Karena kebanyakan mereka pada seksi-seksi, makannya Laila nolak bulan madu di sana."
"Enggak lah, Mas kan cintanya cuman sama kamu. Hanya kamu doang Laila ... jadi, tidak mungkinkan kalau Mas berpaling?"
Laila terkekeh kecil. Dia dengan sigap melingkarkan kedua tangannya di leher sang suami.
"Mas?"
"Heum?"
"Sebelum pergi, Laila mau sesuatu, boleh?"
"Apa? Katakan saja?" jawab Bara. Dia semak