About Keenan
tanya Keenan sambil mencubit pipi tembem adiknya.
Kavin tertawa kecil, memamerkan sederet gigi kecilnya. “Hehehe… dua-duanya!” jawabnya polos, membuat Keenan tersenyum semakin lebar. Sejenak, beban dunia seolah hilang dari punggungnya, hanya tersisa kasih sayang yang tulus.
“Nah, kalau gitu, ada syaratnya, nih.” Keenan menyodorkan pipinya ke wajah adiknya. “Cium dulu, dong.”
Hot Chapters