Terdamparnya Sang Putri Duyung
Dewi Tirta melihat masa lalu Tetua Jahat: kesepian yang mendalam, ketakutan akan kematian, dan hasrat yang tak terpenuhi yang berubah menjadi obsesi.
Dengan pemahaman itu, Dewi Tirta tidak menghancurkan Tetua Jahat. Sebaliknya, ia memfokuskan energi murninya untuk membersihkan obsesi dan kegelapan dalam jiwa Tetua Jahat. Kristal Suci di tangannya kini memancarkan cahaya putih yang damai, menyelimuti Tetua Jahat. Perlahan, Tetua Jahat rebah, kegelapan di matanya memudar, digantikan oleh ekspresi kelelahan dan kedamaian. Ia tidak mati, tetapi kekuatannya sirna, dan ingatannya tentang kejahatan telah terhapus, membuatnya seperti bayi yang baru lahir, bebas dari masa lalu yang kelam.
Hot Chapters