Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ternoda sebelum Malam Pertama

Ternoda sebelum Malam Pertama

Kini, akankah Ubed mengambil jalan yang sama untuk Liana? Bersambung Huahhh hati otor hancur. Walau bagaimana, cerita harus berjalan sesuai logika agar bisa diambil pelajaran. Jan lupa tap lope dan tinggalin komentar biar otor semangat kasih kejutan di bab berikutnya. ?
1023.6K viewsCompletedAdded to Library 566 Times as tak ada logika lirik
Read
+Library
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

Bukan lagi ilmuwan, melainkan binatang yang terjebak dalam obsesinya. “Fragmen itu… milikku!” suaranya parau, bercampur darah. “Kalian tak mengerti… dengan itu, aku bisa menghapus semua keterbatasan! Manusia tak butuh jiwa, tak butuh emosi! Dunia hanya butuh logika… dan kendali!” Bara menatapnya, napasnya berat. “Profesor, kau sudah kehilangan logikamu sendiri. Kau berbicara soal logika, tapi suaramu penuh ketakutan. Kau hanya budak dari obsesimu.”
1.4K viewsCompletedAdded to Library 39 Times as tak ada logika lirik
Read
+Library
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Nomor baru Ginos masih ada di daftar blokirnya, Susan tidak melihat pesan terakhir yang dia kirim. [Susan, aku mengorbankan hidupku untuk meminta maaf, bisakah kamu memaafkanku?]
17.2K viewsCompletedAdded to Library 412 Times as tak ada logika lirik
Read
+Library
Degrees Of Intimacy

Degrees Of Intimacy

"Baru hari Senin, Nika. Perjalanan kita masih panjang. Jangan habiskan energimu di minggu pertama." ​"Gampang sekali kamu bicara," gerutu Nika sambil menusuk kentang. "Kamu punya dasarnya. Tadi pas ditanya logika gelas saja langsung bisa menjawab. Aku tadi hampir mau menggunting gelas sungguhan gara-gara mikir keras." ​Ardi terkekeh. "Aku cuma kebetulan membaca buku logika sepupuku saat liburan. Bukan karena jenius."
10371 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as tak ada logika lirik
Read
+Library
Selir Yang Terlupakan

Selir Yang Terlupakan

Di sekelilingku, selir lain menahan napas, ada yang saling bertukar pandang penuh ketakutan, ada yang terpaku takjub. "Aku ingin mendengar kebenaran," ucapnya pelan, nadanya berubah menjadi sangat berbahaya namun tenang. "Bukan apa yang diajarkan guru bahasa dan kasim istana kepadamu. Bukan kata-kata yang dipoles hingga berkilau seperti batu giok palsu yang tak berharga."
101.1K viewsCompletedAdded to Library 42 Times as tak ada logika lirik
Read
+Library
Hanya Istri Pelampiasan

Hanya Istri Pelampiasan

Selimut yang hanya menutup sebagian tubuhnya dia tarik perlahan, saat punggung lebar itu meninggalkan ruang kamar, tanpa sepatah pun kata yang diucapkan. "Kenapa?" Perempuan dua puluh lima tahun itu bertanya sebelum sampai suaminya berlalu di ambang pintu. "Kalau emang nggak ada rasa, kenapa masih harus melakukannya?" Lelaki bertubuh atletis itu berbalik dengan tatapan tajam yang sama. "Pria lebih banyak menggunakan logika dibanding hatinya. Cuma orang munafik yang menyinyiakan kesempatan, hanya karena alasan nggak cinta!"
108.3K viewsOngoingAdded to Library 306 Times as tak ada logika lirik
Read
+Library
Istri yang Tak Didambakan

Istri yang Tak Didambakan

Lebih berani, lebih percaya diri. "Halah, aku cuma ngomong fakta," ujar Hendra sinis, meski dalam hatinya ada perasaan yang sulit dijelaskan. Kenapa dia harus kesal melihat Alya dibantu laki-laki lain? Kenapa dia merasa tidak nyaman membayangkan Alya punya tempat bersandar selain dirinya?
105.5K viewsCompletedAdded to Library 191 Times as tak ada logika lirik
Read
+Library
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

"Tapi, saat panggilan video, aku melihat hal aneh. Tahi lalat di jari penculik itu sama persis dengan milik Yansen." Suara Ayah pelan, namun penuh wibawa, seolah-olah mampu menembus kedalaman hati. Setiap kata yang diucapkannya menghantam tepat pada kebohongan yang dibangun Kiara. Wajah Kiara seketika pucat, dia menggigit bibirnya. "Om Teddy, itu hanya dugaanmu. Mana mungkin aku melakukan hal semacam itu!" Namun, Ayah tidak memberinya kesempatan untuk membela diri.
8.5K viewsCompletedAdded to Library 298 Times as tak ada logika lirik
Read
+Library
Suami Gay Ku yang Posesif

Suami Gay Ku yang Posesif

Pertanda ia sedang berpikir keras. “Apakah kau sadar? Kau hanya menilai sesuatu berdasarkan apa yang kau lihat tanpa berniat memikirkannya, Kau menilai perempuan menyebalkan dan menutup mata pada perempuan lain yang jauh lebih baik. Kau tidak menyukai perempuan dan menganggapnya sebagai bentuk orientasi seksualmu padahal kau tidak pernah berhubungan seksual sebelumnya. Lalu darimana kau bisa menyimpulkan hal itu? Darimana kau bisa menyimpulkan kau adalah gay disaat kau menghindari laki-laki bertubuh kekar yang terang-terangan mendekatimu di pusat kebugaran? Kau selalu menjadikanku bentengmu dengan dalih kau menyukaiku, padahal kau sendiri tidak mengerti perasaanmu padaku. Lalu darimana kau m
4.9K viewsOngoingAdded to Library 190 Times as tak ada logika lirik
Read
+Library
Terperangkap Dalam Gairah Dosen Muda

Terperangkap Dalam Gairah Dosen Muda

“Gak ada bukti mereka ngomongin kamu. Tapi ekspresinya… nggak biasa.” Sunyi sesaat. Callista menatap ke lantai, memutar-mutar ujung kerah bajunya. “Kalau semuanya terbongkar… kita gak bisa apa-apa, kan?” bisiknya. Adrian menatapnya lama. “Kalau kamu tanya soal logika, ya. Kita kalah.” “Tapi?” “Tapi aku gak pernah sepenuh ini sama siapa pun.”
1015.1K viewsCompletedAdded to Library 498 Times as tak ada logika lirik
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status