Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dalam Genggaman Tiran Tampan

Dalam Genggaman Tiran Tampan

ujar Valeria tiba-tiba. Lawrie menunduk, menimbang kata-kata yang tepat. “Itu … terdengar tulus, Nyonya.” Valeria menoleh, tatapan matanya tajam namun penuh tanda tanya. “Tulus? Dunia mengajarkanku bahwa setiap kata manis punya harga yang harus dibayar.”
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 245 kali sebagai tak ternilai lirik
Baca
+Pustaka
Nasi Bungkus untuk Laila

Nasi Bungkus untuk Laila

Kau ada didepan mataku Dimana pun engkau Kita pasti akan kembali bersama Aku mencair dan penuh kerinduan Dan aku tak kan menyerah pada siapapun Di depan mataku Dan aku tak bisa menahan waktu Dan tak ada kata-kata yang mampu menjelaskan rasa cintaku Dan di malam-malam saat aku terlelap Kau ada di depan mataku Kita pasti akan kembali bersama Suatu saat nanti Karena ada janji-janji diantara kita Dan bila ia tak hadir Pasti masih ada harapan Kau ada di depan mataku Dimanapun engkau. Hati Laila meleleh membaca terjemahan lirik lagu Amr Diab tersebut. "La, kamu keren ih, lagunya solawatan aja. Kalau aku malah suka K-Pop," kata Yani, ikut menikmati lagu yang diputar Laila.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai tak ternilai lirik
Baca
+Pustaka
Mantanku Panik Setelah Pengunduran Diriku

Mantanku Panik Setelah Pengunduran Diriku

“Aku sangat menyukai karyamu, semua keluargaku juga adalah penggemarmu! Aku memberimu nilai A!” Seorang juri wanita lainnya juga mengambil mikrofon dan berkata, “Lirikmu sangat mengesankan, melodinya juga melampaui batasan lagu biasa. Nilai A dariku.” “Tunggu!” Profesor dari akademi musik mengernyit melihat notasi yang ada di tangannya, lalu berkata, “Beberapa nada di akhir lagu ini agak bermasalah … “ Seorang guru piano di samping langsung memainkan nada-nada tersebut sesuai instruksi, kemudian suasana di ruangan langsung memanas.
6.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai tak ternilai lirik
Baca
+Pustaka
Dendam Wanita Simpanan

Dendam Wanita Simpanan

Lirik lagu terus berlalu begitu saja tanpa terdengarkan ketika kami saling berbincang. "Mau diputar satu-satu?" usul Je lagi. "Boleh. Rasanya seperti pulang ke rumah kalau mendengarnya lagi." Tak kutolak usulannya, kemudian kembali menikmati lirik yang tersisa. "I would rather hurt myself ... Than to ever make you cry ... There's nothing left to say but good-bye ... You deserve the chance at the kind of love ... I'm not sure I'm worthy of ...."
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai tak ternilai lirik
Baca
+Pustaka
AKU HANYALAH SELIR

AKU HANYALAH SELIR

kata Wahyu lirih. “Ini bukan masalah pendapat yang mau kalah atau tidak. Wanita yang lebih tinggi derajatnya atau lebih rendah. Ini adalah masalah adikmu yang sudah menipu anak orang. Jangan mencari pembelaan. Salah itu harus mengakui salah. Aku sih tidak mau ikut-ikutan kalian. Karena dalam keluargaku, sejak kecil diajarkan untuk bisa menilai perbuatan salah dan benar, dan untuk bisa berdiri di atas hal yang benar juga.” Wanti yang sudah berganti baju rapi, muncul lagi sambil berkata yang ditujukan untuk Wahyu. “Kamu mau kemana, Ma?” tanya Wahyu heran.
1016.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 646 kali sebagai tak ternilai lirik
Baca
+Pustaka
When We Lost

When We Lost

Kala memandangi keduanya dengan wajah lelah. “Bagaimana?” tanyanya. “Apa ini cocok untuk single-ku selanjutnya?” Jerry mengangguk, “nice song and sad song,” komentarnya seperti juri dalam ajang pencarian bakat. “Apa judulnya?” “How if ‘Damn Girl’?” tanya Kala, mengambil dua kata kasar dalam bahasa Inggris yang juga ada dalam lirik lagunya.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai tak ternilai lirik
Baca
+Pustaka
Selir Yang Terlupakan

Selir Yang Terlupakan

Di sekelilingku, selir lain menahan napas, ada yang saling bertukar pandang penuh ketakutan, ada yang terpaku takjub. "Aku ingin mendengar kebenaran," ucapnya pelan, nadanya berubah menjadi sangat berbahaya namun tenang. "Bukan apa yang diajarkan guru bahasa dan kasim istana kepadamu. Bukan kata-kata yang dipoles hingga berkilau seperti batu giok palsu yang tak berharga."
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai tak ternilai lirik
Baca
+Pustaka
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

suara pintu itu bergema di kepala mereka, bukan lewat udara. > Lira tersentak. “Dia bicara langsung ke pikiran kita.” > “Jika kalian ingin lewat… berikan sesuatu yang tak bisa kalian ambil kembali.” Aaron langsung menoleh pada Lira. “Apa maksudnya?” “Pengorbanan. Dan dia nggak ngomongin barang fisik,” jawab Lira cepat, matanya tak lepas dari pintu itu. Ilham mengernyit. “Jangan bilang ini soal… kenangan?”
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai tak ternilai lirik
Baca
+Pustaka
Hubungan Rahasia Dengan Tunangan Duke

Hubungan Rahasia Dengan Tunangan Duke

nada itu terus berulang layaknya pertemuan sederhana sebelum perpisahan yang nyata. nada kini kembali dimainkan dengan dua nada yang berbeda. aku masih belum menemukan lirik yang tepat. namun, kubiarkan diriku terhanyut kedalamnya hingga lirik spontan itu kembali terlintas dikepalaku. aku tidak yakin, apakah ini lirik yang sama dengan apa yang kunyanyikan sebelumnya, tapi rasanya tetap masuk akal jika lirik kunyanyikan berbeda dengan lirik yang kunyanyikan sebelumnya.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai tak ternilai lirik
Baca
+Pustaka
Menikahi Paman Mantan Tunanganku

Menikahi Paman Mantan Tunanganku

Hening, semua orang menunggu kalimat selanjutnya. "Aku memiliki keduanya," lanjut Lyra mantap. Suaranya tak bergetar sedikit pun. “Aku tahu dunia ini penuh penilaian dangkal, terutama terhadap orang baru. Tapi... jika semua yang kukenakan hari ini bisa membuat orang memandangku berbeda, mungkin yang perlu ditanyakan adalah, siapa yang sebenarnya kalian anggap berharga? Gaunku? Perhiasanku? Atau siapa yang mengenakannya?” Hening. Semua yang mendengarnya diam, termasuk Leona.
9.9118.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.5K kali sebagai tak ternilai lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status