Kesayangan Sang Dosen
Tamparan itu tidak menyakitkan, justru memberikan sensasi kejutan dan erotis yang luar biasa.
"Aduh! Ryan! Dasar gila!" Tania menjerit, namun suaranya lebih bernada gembira dan terkejut.
"Aku suka suaranya, Sayang! Pantatmu ini memang layak untuk kutampar! Kau cantik, kau seksi, kau milikku!" balas Ryan, ia kembali menampar pantat Tania dua kali lagi, kemudian melanjutkan genjotan dengan kecepatan tinggi.