Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dulu Dijadikan Taruhan, Kini Dicintai Ugal-Ugalan

Dulu Dijadikan Taruhan, Kini Dicintai Ugal-Ugalan

tanya Surya dengan wajah marah. “Cuma masalah administrasi kecil, Pa. Aku bisa mengurusnya sendiri,” jawab Tamara singkat. Tanpa menunggu pertanyaan lain, Tamara berbalik dan keluar dari ruangan. Ia perlu menenangkan diri dan memikirkan langkah berikutnya. Barra bergerak jauh lebih cepat dari yang ia duga. Sore harinya, Tamara sengaja menghadiri jamuan teh eksklusif di ruang privat sebuah hotel bintang lima di kawasan Jakarta Pusat. Ia ingin menunjukkan bahwa keadaan keluarganya masih baik-baik saja.
1063.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai tampan street bar
Tampilkan Ulasan (29)
Baca
+Pustaka
Valen Ash
Hai kak salam kenal ceritanya keren banget kalau boleh mampir ke ceritaku ya judulnya "CEO itu tak bisa menyentuh wanita kecuali aku" kisah hubungan satu malam yang berakhir dengan pernikahan kontrak karena kepentingan. Jangan lupa tinggalkan komentar terimakasih
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
Dimanja Om Tampan

Dimanja Om Tampan

Bahkan ketika Mona ingin mentraktirnya makan, Lilly menolak dengan tegas. ”Eh, ramai sekali, ” ujar Mona sambil memperhatikan keramaian dengan mata berbinar. ”Aku dengar ada DJ tampan dari Medan yang datang Iho! " bisiknya semakin membuat Lilly penasaran. Mereka duduk sejenak, memesan minuman sebelum bergabung dengan keramaian di lantai dansa. ”koktail dua, ” ucap Mona pada bartender tampan di balik meja.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai tampan street bar
Baca
+Pustaka
ONE Night Stand With CEO Tampan

ONE Night Stand With CEO Tampan

Mungkin lelaki itu tengah membayangkan kalau dia dan Hana berdua saja di dalam kamar. Hana terpojok, terpaksa menuruti Dion untuk pergi ke restoran. Rasanya itu lebih baik daripada dia makan malam bersama Dion di dalam kamar. Dion mengajak Hana ke restoran rooftop yang ada di hotel itu. Restoran tersebut cukup besar dengan dilengkapi tempat makan, live music, dan bar. Karyawan lelaki yang tadi saling bertaruh kalau Hana akan jauh ke tangan Dion semakin membuat Hana terpojok, mereka meninggalkan Hana di meja bersama Dion.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 241 kali sebagai tampan street bar
Baca
+Pustaka
CEO Tampan itu Suamiku

CEO Tampan itu Suamiku

🏵️🏵️🏵️ Sore ini, aku sengaja tidak langsung pulang ke rumah setelah keluar dari kantor. Aku memilih menuju taman di Gedung Gonggong Tanjungpinang. Tempat itu sangat asri karena pemandangannya, kita juga dapat langsung melihat keindahan laut.
1020.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 545 kali sebagai tampan street bar
Baca
+Pustaka
Kencan Buta CEO Tampan

Kencan Buta CEO Tampan

Senyumannya merekah, pelayan datang membawakan buku menu dengan memberikan pilihan berbagai macam hidangan. “Kamu pesan apa sayang?” Dara masih membaca menu. Sementara Gio memesan. “Australian Tenderloin Beef Steak, minumnya Lotus Biscoff Frappuccino.” Gio lebih dulu memesan, sedangkan Dara masih bingung untuk memesan. Pria itu membiarkan apa saja yang jadi seleranya Dara. Pilihannya pun telah ditentukan. “Italian Beef Lasagna, terus minumnya samain aja.”
3.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai tampan street bar
Baca
+Pustaka
Pembalasan Menantu Terkuat

Pembalasan Menantu Terkuat

"Untuk apa?" "Mungkin suatu saat gua akan menemui Tama." "Gua gak punya alamat yang jelas saat ini Nel, lo silakan datang ke panti tanyakan pada orang yang disana jika seandainya suatu saat lo mencari Tama." "Maaf, gua jadi merepotkan lo." "Gak ada kata merepotkan, gua senang ada Tama disini. Hidup gua jadi lebih berwarna," jawab Bara.
1016.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 622 kali sebagai tampan street bar
Baca
+Pustaka
THE RIFTER: BOOK 1 CHILD OF THE PROPHECY

THE RIFTER: BOOK 1 CHILD OF THE PROPHECY

Pilihannya jatuh ke sebuah bar di pinggiran kota untuk bersantai sejenak. Sebuah bar yang memang diperuntukkan para Rifter baik dari kota ataupun luar kota. The Rifter’s Tavern, Lampu neon warna-warni di bentuk sedemikian rupa hingga membentuk kata tersebut, semakin lengkap dengan Animasi Hologram seorang wanita cantik yang sedang menari.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai tampan street bar
Baca
+Pustaka
Istri Kecil sang CEO Tampan

Istri Kecil sang CEO Tampan

Madam Sherly mengubah kalimatnya, "wanita ini pada kalian." "Dia adalah Taranami Shafira Shanephila atau bisa kalian panggil Nami saja." "Dia anggota baru seminggu yang lalu, hanya saja dia tidak bisa datang karena adanya sesuatu, tapi sekarang Nami sudah resmi menjadi anggota baru Bintang Merah." Suara riuh tepuk tangan memenuhi ruangan. "Madam, berapa harganya per-jamnya?" Madam memalingkan wajah ke arah Pak Kisman. Lelaki tua yang berjudi demi datang ke rumah bordil.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai tampan street bar
Baca
+Pustaka
MISTERI CINTA CEO TAMPAN

MISTERI CINTA CEO TAMPAN

"Tapi aku lapar. Jadi, kita cari makan dulu, okay?" Mikha tidak membantah, hanya mengangguk pelan. Samuel pun segera menjalankan mobilnya menuju daerah Senayan, tempat kuliner malam yang cukup terkenal. Sate Taichan Senayan, Lampu-lampu kedai tenda berjejer di sepanjang jalan, menambah kesan hangat di malam yang dingin. Aroma sate yang terbakar di atas panggangan menguar di udara, menggugah selera siapa pun yang lewat.
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai tampan street bar
Baca
+Pustaka
Dipinang Dosen Tampan

Dipinang Dosen Tampan

tanya Gerald sekali lagi. “Kamu lihat sendiri kan, aku sudah tidak mual-mual lagi?” tanyanya kemudian. “Iya, sih.” “Ya udah. Aku berangkat dulu. Nasi goreng sudah aku buatkan.” Sandra melambaikan tangannya kepada Gerald kemudian keluar dari apartemen tersebut. Kembali ke kampus setelah satu minggu lamanya berdiam diri di rumah menikmati masa mabuk yang kini sudah pergi.
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230 kali sebagai tampan street bar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status