Sentuh Aku Lagi, Adik Ipar
Anindya Alfarizikata kecewa buat suamikata-kata kecewa sama suamipercakapan suami istri malam pertamakata-kata kecewa untuk suami yang kasar
“Mbak, aku Kaivan. Ibu nggak bilang kah kalau aku mau datang?”
Ha! Sepasang mata gelap Kayla sontak membola.
“Ka-Kaivan?”
“Mbak Kay lupa sama aku, kah? Memang sudah lama banget kita nggak ketemu, ya?”
Lupa? Tentu saja tidak!
Kaivan yang Kayla ingat dulu, adalah pemuda tanggung berusia dua puluh dua tahun. Kurus, berwajah ketus, dan bersikap sangat dingin kepadanya. Alih-alih tersenyum dan bicara dengan hangat seperti sekarang, menyapa saja ia tak pernah.