Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Another Side of EARTH

Another Side of EARTH

Ditarina
Artemis La Yori mengirimkan catatan hidupnya di tahun 2050 untuk kita, sebelum ia menghilang selamanya. Apa yang kita putuskan nanti didalam catatannya akan berpengaruh padanya di masa yang akan datang. Cerita memiliki alur yang unik dan kita bisa memilih mau berakhir seperti apa. Lihat catatan bagian bawah untuk tahu harus menuju catatan yang beberapa.
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai tapi kita
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Susan S
Kak Dita mah nggak perlu diragukan lagi. Tapi btw kok aku lebih suka Scifinya ya daripada genre yg lain yg kakak tulis. Ini tuh gimana ya. Meski baru baca 3 bab tapi asik banget gitu dibacanya. Kayaknya kak dita nyaman sama genre ini. Fellnya nonjok banget. Dan lebih bebas tentunya.
Shell
Scifi memang seru. Btw suka sama gaya bahasanya. Jadi keinget cerpen Millenium 11 karya Kak San. Settingnya sama2 masa depan. Meskipun punya Kak San lebih jauh lagi. Tapi konsep ceritanya sama2 keren.
Baca Semua Ulasan
Gairah Liar CEO Nakal

Gairah Liar CEO Nakal

"Yang, udah! Kamu harus ke rumah sakit, Aurora nelponin kamu loh itu!" "Diem lah bentar! Berisik!" Tubuh Aurora menegang. Tiga jam dia di klinik dan sudah bukaan satu, tapi suaminya tak kunjung datang setelah mengatakan iya. Saat dia pulang, justru dia mendapatkan kejutan luar biasa. "Mas Samuel! Kamu tega duain aku, Sam? Aku sebentar lagi lahiran anak kamu, loh! Aku bahkan udah kontraksi, Mas!" "Kenapa? Ada masalah? Kamu kan udah gak cantik lagi. Lihat diri kamu, burik, badan kamu gendut, dan jelas kamu gak buat aku berhasrat lagi. Jadi, lebih baik kita pisah!" "Aku begini karena kamu yang mau anak, Mas! Bukan aku! Aku juga gak mau badan aku rusak!" "Terus? Mau gimana? Semua udah terlanjur. Pergi saja sana, deh! Berisik banget. Dan mulai detik ini, kita cerai! Rumah ini milikku, pergi kamu!" "Oh, kau menantangku, Mas? Baik! Baik! Awas kamu!" Aurora Vindira, seorang wanita cantik dan anggun. Saat hamil, badannya mengalami perubahan fisik yang sangat mencolok. Saat dia hendak melahirkan, kini dia justru diduakan. Tak terima, Aurora membawa tongkat baseball dan memukuli mereka. Dan saat dia hendak membela diri dari pelakor itu; yang hendak menyerangnya, dia justru didorong kuat. Tubuhnya terjatuh dari tangga dan menggelinding. Karena panik melihat darah begitu banyak, maka Samuel memiliki ide untuk membuang Aurora yang dia yakini telah meninggal. Tapi tanpa Samuel sadari, rekannya yang merupakan seorang CEO menemukan tubuh Aurora dan mempermaknya hingga menjadi waita berkelas kembali. Akankah Samuel menyesal? Akankah Aurora balas dendam setelah dia mendapat backingan yang kuat dari sang CEO? Dan akankah Aurora bisa menghadapi kenakalan CEO yang sangat terobsesi padanya?
4.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai tapi kita
Baca
+Pustaka
Pergi Dari Belenggu Cinta

Pergi Dari Belenggu Cinta

Hari kedua setelah resmi menikah, aku berdiri di bandara sambil memegang dua lembar tiket pesawat, menunggu suamiku, Yoel. Akhirnya dia datang, tapi ada Wenny di belakangnya, sahabat masa kecilnya. “Sayang, Wenny baru putus cinta. Aku mengajaknya ikut biar dia bisa melepas penat.” Ujar Yoel menjelaskan dengan nada hati-hati. Wenny mengenakan gaun pantai yang sama persis denganku, lalu melemparkan senyuman penuh permohonan maaf. “Kak, aku nggak mengganggu kalian, ‘kan? Aku hanya mau ikut biar kecipratan kebahagiaan kalian saja.” Aku melirik tangan Yoel, ada tiket ketiga yang terselip di antara tiket kami. Nomor kusinya 16B. Sementara, kursiku 16A dan Yoel 16C. Yoel sengaja menempatkan Wenny tepat di tengah-tengah kami. Aku berdiri membeku dan amarahku langsung meluap ke kepala. Aku menarik Yoel ke samping dan berkata pelan, “Suruh dia pergi atau aku yang pergi.” Wajah Yoel tampak serba salah dan agak pasrah, dia menjawab, “Sayang, bisa nggak agak pengertian?” “Wenny bilang dia takut sendirian di rumah, makanya mau ikut biar suasana kita juga lebih ramai.” “Lagipula, aku dan dia sudah kenal sejak kecil. Pergi liburan bersama juga nggak masalah….” Aku langsung memotongnya, “Kalau kamu nggak suruh dia pergi sekarang, kita cerai hari ini juga.”
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai tapi kita
Baca
+Pustaka
Rahasia di Ujung Telepon yang Dia Kira Tak Kupahami

Rahasia di Ujung Telepon yang Dia Kira Tak Kupahami

Pada malam hari jadi pernikahan kami yang keenam, aku tersipu dan menghindari ciuman panas suamiku, Arga, lalu mendorongnya untuk meraih pengaman di meja samping tempat tidur. Di dalamnya, ada kejutan yang aku siapkan, alat tes kehamilan yang menunjukkan hasil positif. Aku membayangkan senyum seperti apa yang akan dia tunjukkan saat menemukannya. Namun, tepat saat dia hendak meraih laci, ponselnya berdering. Suara sahabatnya, Omar, terdengar dari gagang telepon, berbicara dalam bahasa Jerman. “Pak Arga, semalam bagaimana rasanya? Apa sofa erotis baru dari perusahaan kita nyaman?” Arga terkekeh pelan dan menjawab dalam bahasa Jerman, “Fungsi pijatnya berfungsi dengan baik, jadi aku tidak perlu memijat punggung Hanna lagi.” Dia masih memelukku erat, tapi tatapannya seolah menembusku, menatap seseorang yang lain. “Hanya kita berdua yang tahu tentang ini. Kalau istriku tahu aku tidur dengan adiknya, mampus aku.” Hatiku serasa ditusuk dengan keras. Mereka tidak tahu kalau aku mengambil mata kuliah minor Bahasa Jerman di perguruan tinggi, jadi aku mengerti setiap katanya. Aku memaksakan diri untuk tetap tenang, tetapi tanganku yang melingkari lehernya sedikit gemetar. Saat itu, aku akhirnya memutuskan untuk menerima undangan dari proyek penelitian internasional. Tiga hari kemudian, aku akan lenyap sepenuhnya dari dunia Arga.
14.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 403 kali sebagai tapi kita
Baca
+Pustaka
Setelah Bapak Tiada

Setelah Bapak Tiada

"Tidak semua dapat kita kalahkan, tidak semua pula dapat kita menangkan. Kembali kepada takdir." - Harmoni Rindu Umayyah. Kisahku, mungkin tidak seindah namaku.
1037.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai tapi kita
Baca
+Pustaka
Ku Izinkan Suamiku Menikah Lagi

Ku Izinkan Suamiku Menikah Lagi

Maryam Zalina
"Apakah kamu selalu menyerah kepada takdir? Bukankah hal semacam itu bisa kita tolak dan mudah mengubahnya?" Bara Atmaja. "Sekuat apapun kita menolak takdir, tetapi pada akhirnya kita akan melaluinya juga. Entah kapan! Saat ini, bisa saja kita menolak dan mengatakan hal itu bisa diubah. Namun esok, lusa atau nanti, bisa saja hati kita yang akan melaksanakan takdir itu." Shamita Nur Maulida. Shamita terpaksa menerima tawaran bu Sindi untuk menikah dengan anaknya—Bara Atmaja. Seseorang yang tidak pernah disukai apalagi dicintainya. Kebaikan bu Sindi selaku bosnya, membuat hati Shamita luluh begitu saja. Prilaku buruk yang dimiliki oleh Bara adalah hal yang paling ditakutkan Shamita. Namun, ternyata Sang Maha Kuasa memiliki rencana lain untuknya. Bagaimana Shamita menjalani takdirnya? Akankah ia sanggup bertahan menjadi istri bagi Bara?
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai tapi kita
Baca
+Pustaka
Cinta Rumit Tiga Sekawan

Cinta Rumit Tiga Sekawan

"Wenny, sejak kamu kecil, keluarga kita sudah menjodohkanmu. Sekarang kan penyakitmu sudah hampir sembuh, apakah kamu mau pulang ke Kota Jintara dan menikah? Kalau kamu tetap nggak mau, aku akan bicara lagi sama ayahmu untuk membatalkan perjodohan ini." Di dalam kamar yang remang-remang, Wenny Sanjaya hanya bisa mendengar keheningan. Saat orang di ujung telepon hampir menyerah untuk membujuknya lagi, tiba-tiba dia berkata, "Aku mau pulang untuk menikah." Bu Maya Sanjaya tertegun di seberang telepon, seperti tidak menyangka, "Kamu ... kamu setuju?" "Wenny menjawab dengan tenang, "Ya, aku setuju. Tapi, aku masih butuh waktu untuk menyelesaikan urusanku di Kota Hanis. Aku akan kembali dalam dua minggu. Ibu, kalian siapkan saja dulu pernikahannya." Setelah mengucapkan beberapa pesan tambahan, dia menutup telepon.
6.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai tapi kita
Baca
+Pustaka
Saat Perang Berakhir, Hidup Baruku Dimulai

Saat Perang Berakhir, Hidup Baruku Dimulai

Setelah perang berakhir, aku berikan tiga puluh tahun hidupku ke Jordan Handoko. Aku bangun kerajaan bisnisnya dari nol, besarkan anak-anak kita, dan jadi sosok yang diam-diam jaga keutuhan keluarga dari balik layar. Namun ketika dia meninggal, namaku nggak tercantum sedikit pun di dalam surat wasiatnya. Separuh dari seluruh hartanya diwariskan ke anak-anak kita. Sementara separuh lainnya diserahkan kepada Lisa Celindo, putri dari pria yang konon telah selamatkan nyawanya di Notama. Lisa yang sama. Perempuan yang telah curi identitasku. Perempuan yang bangun seluruh kehidupannya di atas puing-puing kehidupanku sendiri. Yang Jordan tinggalkan untuk aku hanyalah selembar catatan singkat, ditulis dengan tulisan tangannya yang begitu aku kenal. [Aku cinta kamu. Kita telah jalani tiga puluh tahun yang indah bersama. Tapi aku utang ke Lisa dan cuma ini yang bisa aku lakukan untuk balas budinya.] Saat itu juga, di ruang kerjanya, aku roboh karena serangan jantung. Jemari tanganku masih genggam erat secarik kertas menyedihkan itu. Ketika buka mataku kembali, aku terlahir lagi di tahun 1945, saat perang baru saja usai. Kali ini, aku nggak akan lagi telan semua kemarahan dan penderitaanku dalam diam. Aku akan lawan dan aku akan rebut kembali setiap hal yang memang sejak awal jadi milikku.
962 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai tapi kita
Baca
+Pustaka
Jangan Membenci Cinta

Jangan Membenci Cinta

Bee, masih terlalu belia ketika merasakan pahitnya hidup menjadi sebatang kara di dunia ini. Kedua orang tuanya tidak mewariskan harta sepeser pun bahkan meninggalkan hutang yang harus Bee bayar kepada Beni yang merupakan sahabat ayah dan bundanya. Beni menginginkan Bee menikah dengan anak semata wayangnya yang bernama Akbi. Namun Akbi telah memiliki kekasih, maka mati-matian Akbi menolak perjodohan tersebut. “Gue punya cewek dan gue cinta sama dia, harusnya gue nikahnya sama dia bukan sama lo!” ~Devano Akbi Marthadidjaya~ “Gimana kalau kita buat perjanjian? Biar Om Beni enggak kecewa, kita ikutin aja keinginan papamu ... hanya sampai aku lulus kuliah lalu mendapatkan kerja dan bisa menghidupi diri sendiri, trus kita bercerai, menolak keinginan om Beni lebih sulit dari pada mengajukan perceraian ke pengadilan ... setelah nikah nanti, hidup kita pasti akan menjadi miliki kita sendiri, kita mau cerai pun ... om Beni enggak akan bisa ngelarang, gimana?” ~Aurystela Akkeu Quenbee~
1053.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai tapi kita
Baca
+Pustaka
Pembalasan Untuk Pengkhianat

Pembalasan Untuk Pengkhianat

Ketika kita berusaha memberikan segalanya, bahkan kepercayaan. Namun, dikecewakan dan dipermainkan. Pantaskah kita untuk tetap diam? Atau merebut segalanya, dari tangan pengkhianat. Ikuti ceritanya
10134.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.4K kali sebagai tapi kita
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
4243444546
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status