DENDAM IBU TIRI
jawab Ani yang tetap asyik dengan setrikaannya, tanpa menoleh ke Tarjo yang berdiri disampingnya.
"Mas, cariin Ani dong. Teman Mas Tarjo yang udah mapan," ujar Ani, membuat Tarjo kesal.
"Ealah, gimana sih, kok nggak sensitif banget?! Kok malah minta carikan cowok lain?" gerutu Tarjo dalam hatinya.
"Ora sudi!" jawab Tarjo kesal. Ia pun pergi.
"Ih, kenapa jadi marah-marah sih? Darah tinggi si Tarjo ya?!" gerutu Ani yang kesal saat Tarjo pergi begitu saja.
Capítulos Populares