Tawanan Tuan Kama
Mendinginkan otaknya dan mulai berpikir logis.
Sebab, bila ia tak berpikir logis. Mungkin saja ia sudah melemparkan mixer ke kepala Kama. Lihatlah, bagaimana cara Kama duduk, ia menyilangkan kaki dengan tanganya yang juga di silangkan di depan dada. Tatapan matanya tajam, mengawasi banyak hal. Sesekali Kama melihat langit dan melihat jam di dinding toko. Entah sedang mencocokan apa. Laki - laki itu besar di alam, jadi Kila tak tau apa yang di pikirkan oleh jelmaan tarzan itu.
Kila sudah selesai menghitung penjualan dan mencocokanya dengan jurnal penjualan, hasilnya sama. Berarti tidak ada selisih. Kila langsung memisahkan uang penjualan dan uang yang dititipkan untuk Mentari.
Hot Chapters