LEMBUR TENGAH MALAM
Matanya terbuka lebar, tetapi tidak seperti biasanya—tatapannya kosong, dan bibirnya bergerak-gerak seolah berbicara, namun tanpa suara.
“Dewi?” panggil Gracya dengan suara lirih.
Pak Suwito menghentikan dorongan ranjang. “Mbak Grace, mundur,” bisiknya cepat, sambil memegang senter lebih erat. Dewi yang berada di atas ranjang mulai bergetar, tubuhnya bergerak-gerak tidak wajar. Ia mengangkat tangannya, menunjuk ke arah Gracya, sementara dari mulutnya keluar suara aneh—campuran antara erangan dan tawa kecil.
ตอนยอดนิยม