Tulang wangi
Darah gua kayak berhenti ngalir.
Refleks gua nengok ke belakang—dan di situ, berdiri seorang wanita renta, kebaya cokelat sama, sarung batik juga, cuman bedanya rambutnya disanggul ala sinden—rapih.
Aroma melati langsung nyelekit di hidung.
Tatapan dia lurus ke depan, gak liat gua, tapi dingin banget.
Gua nelen ludah, nyoba sopan.
인기 회차