Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KAMPUNG HALIMUN

KAMPUNG HALIMUN

“SALAH HIJI NA AYA DI IMAH ETA, HIJI DEUI AYA DI UJUNG KAMPUNG IEU. (SALAH SATUNYA ADA DI RUMAH ITU, DAN SATUNYA LAGI ADA DI UJUNG KAMPUNG ITU.)” “JADI, LEWATAN IMAH ETA, TAPI MARANEH BISA MAEHAN JELEMA SALAIN TI DUAAN ETA. (JADI, LEWATI RUMAH ITU, TAPI KALIAN BISA BUNUH MANUSIA SELAIN DUA ORANG ITU.)”
9.630.9K viewsCompletedAdded to Library 742 Times as teks kalamun qodim
Show Reviews (22)
Read
+Library
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Joy Julia
Sepertinya mending selesaikan Warung Tengah Malam dulu Thor, sudah terlanjur seru, biar bs fokus satu per satu dulu. Kampung Halimun seru jg, tp blm panas. Bakal geregetan kalau disana masih bersambung, disini bersambung
Read All Reviews
Kali Kedua

Kali Kedua

"Assalamu'alaikum Mas." "W*'alaikumsalam. Nana lagi di mana?" "Masih di toko, Mas. Pripun?" (Pripun = Gimana) "Di sini hujan. Di tempat Nana, hujan nggak?" "Nggih, Mas. Di sini juga hujan. Mas lagi di mana sekarang?" "Di Sari Laut, Na. Mas habis ngecek seafood yang baru datang. Nanti mau dijemput nggak?"
1019.2K viewsCompletedAdded to Library 711 Times as teks kalamun qodim
Read
+Library
KALI KEDUA

KALI KEDUA

Ditatapnya wajah Papi yang terlihat lelah, Byanca menggeleng dan berkata dengan senyuman, “It’s okey, Pi. Byanca biasa saja.” Suara pembawa acara menyadarkan semua tamu bahwa acara akad akan segera dimulai. Sebagai permulaan adalah pembukaan dan pembacaan ayat suci al-quran, kemudian beralih ke inti acara. Bema diberi beberapa petuah seputar menjadi kepala rumah tangga, begitu pula dengan Angel yang harus patuh pada suami. Mereka mendengar dengan baik dan sesekali menganggukkan kepala. Semua tamu terpukau mendengar ijab yang diucapkan oleh Bema hanya dengan satu tarikan napas kemudian semuanya bersorak, “Sah.”
1047.2K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as teks kalamun qodim
Read
+Library
KALI KEDUA

KALI KEDUA

Nanti mama kirimkan resepnya ya. "Wah makasih mama. Maudy sayang mama." [Mama juga nak. Jangan lupa teh camomile tanpa gula. Dia suka sekali.] "Sekali lagi terimakasih mama." Setelah berbasa-basi sebentar kututup panggilan lalu segera ke dapur melihat bahan makanan. Beberapa saat kemudian suara pesan teks masuk. Resep garang asem buatan mama. Rupanya tak begitu sulit. Hanya memotong lalu mengukus. Gampanglah.
9.74.2K viewsOngoingAdded to Library 157 Times as teks kalamun qodim
Read
+Library
CALON TUMBAL

CALON TUMBAL

Selena mengucapkan salam dengan nafas terengah-engah, suaranya penuh kepanikan, sampai membuat pemilik rumah kebingungan. "Wa'alaikumussalam, Selena?" Ibunya Rangga langsung membuka pintu, heran melihat kondisi Selena yang tampak cemas. Tatapan Selena langsung tertuju pada seorang bayi yang tengah menangis, persis seperti yang ia lihat dalam penglihatan sebelumnya di makam. Namun, kali ini, ada yang lebih aneh di sekeliling bayi itu, tampak asap hitam yang meliuk, sebuah tanda jelas bahwa bayi tersebut adalah calon tumbal.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as teks kalamun qodim
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status