Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KALI KEDUA

KALI KEDUA

Nanti mama kirimkan resepnya ya. "Wah makasih mama. Maudy sayang mama." [Mama juga nak. Jangan lupa teh camomile tanpa gula. Dia suka sekali.] "Sekali lagi terimakasih mama." Setelah berbasa-basi sebentar kututup panggilan lalu segera ke dapur melihat bahan makanan. Beberapa saat kemudian suara pesan teks masuk. Resep garang asem buatan mama. Rupanya tak begitu sulit. Hanya memotong lalu mengukus. Gampanglah.
9.74.2K viewsOngoingAdded to Library 143 Times as teks kalamun
Read
+Library
KALI KEDUA

KALI KEDUA

“Ya. Saya juga senang berkenalan denganmu, Bu Byanca. Saya sudah membaca dokumen Ken. Saya sangat kagum dengan keberanian Ken yang ingin bersekolah di sini. Bolehkah saya bertanya sesuatu?” Byanca tanpa ragu mengangguk. “Silahkan!” “Apakah Ken sudah lancar berbahasa Korea?” tanya Bu Shim dengan keraguan. Byanca paham. Itu memang benteng utama yang harus dibangun Ken guna memudahkannya dalam menerima pelajaran nantinya. “Oh, maafkan saya, Bu guru Shim. Ken belum terlalu lancar berbahasa Korea.” Bu Shim dengan segera mengatakan. “Ah tidak apa. Saya kebetulan bisa berbahasa Indonesia. Itu tidak akan sulit bukan?”
1047.4K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as teks kalamun
Read
+Library
CALON TUMBAL

CALON TUMBAL

Selena mengucapkan salam dengan nafas terengah-engah, suaranya penuh kepanikan, sampai membuat pemilik rumah kebingungan. "Wa'alaikumussalam, Selena?" Ibunya Rangga langsung membuka pintu, heran melihat kondisi Selena yang tampak cemas. Tatapan Selena langsung tertuju pada seorang bayi yang tengah menangis, persis seperti yang ia lihat dalam penglihatan sebelumnya di makam. Namun, kali ini, ada yang lebih aneh di sekeliling bayi itu, tampak asap hitam yang meliuk, sebuah tanda jelas bahwa bayi tersebut adalah calon tumbal.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as teks kalamun
Read
+Library
CALON MERTUAKU

CALON MERTUAKU

“Masih kerabat Haji Yunus, cuculah tepatnya. Dia sombong sama seperti atuknya.” “Haji Yunus siapa?” “Mertua Om dulu.” “Ooh, ayahnya Tante Nora. Terus kenapa harus lihatin dia?” “Dia sebelas dua belas dengan Rizal. Namanya Hamdani. Baru balik sekolah agama dari Malaysia. Dengar kabar penghafal qur’an 30 juz.” “Oh, hafidz. Bagus, donk, kalau gitu. Indah aja pengen besok punya anak penghapal qur’an, jangan sama seperti orang tuanya yang blangsak gini.”
108.1K viewsCompletedAdded to Library 258 Times as teks kalamun
Read
+Library
Penderita Kanker Jadi Manusia Super

Penderita Kanker Jadi Manusia Super

Gurun Sonoran, Meksiko “Wah, waktunya piknik, pal,” terdengar suara Tex dari ponsel. “Senang sekali mendengar suaramu!” kata Khaled. “Hai, Khaled,” suara Kenny menyela. “Terima kasih sudah datang, teman-teman,” kata Khaled. “Aku tahu mendapatkan persetujuan itu pasti tidak mudah.” “Eh… ya,” kata Tex. “Apa sitrep-mu?”
102.5K viewsCompletedAdded to Library 64 Times as teks kalamun
Read
+Library
KALIMAYA (Mencari Cinta Sejati)

KALIMAYA (Mencari Cinta Sejati)

Dan bagaimana kehidupan Heru dan Laksmi selanjutnya? Mudah-mudahan kisah KALIMAYA 2 (Cinta Yang Hilang) bisa segera hadir, karena akan disela oleh kisah yang lainnya, seperti BELLANOVA. Ditunggu saja, sampai jumpa…
105.3K viewsOngoingAdded to Library 138 Times as teks kalamun
Read
+Library
Panglima Kalamantra

Panglima Kalamantra

gumam Rion. “Aku hanya penasaran apa kau juga tidak memiliki ingatan tentang hal ini?” Rion menggeleng. “Di pulau utara yang terpisah dari negeri Kalamantra ada penguasa baru yang bertangan besi bernama Omkara. Dia mendirikan sebuah kastil dan benteng dengan persenjataan kuat. Para pasukan dan pengawalnya terdiri dari para bandit dan bajak laut yang terkenal bengis. Sayangnya, wilayah pesisir itu tak banyak memiliki sumber daya alam. Sumber pendapatan mereka datang dari perdagangan antar negeri di pelabuhannya.“
105.2K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as teks kalamun
Read
+Library
Kali Kedua

Kali Kedua

Elysia jelas langsung membalas lambain tangan dari Damar dengan begitu bahagia, "Dadaaah Om Damar!" "Dahhh El," jawab Damar sebelum membunyikan klakson mobilnya sebagai tanda pamitnya. ***** 💙 Mas Rezky Aku sedang berbicara dengan Satrio membahas tentang teknis pelaksanaan acara olahraga air untuk TK Nuansa hari ini. Ya. Aku dan timku di Eka Wijaya, kembali dipercaya oleh Bu Wulan untuk mengurus acara di TK Nuansa.
1019.3K viewsCompletedAdded to Library 638 Times as teks kalamun
Read
+Library
Kampung Lamuna

Kampung Lamuna

Setelah kami menelusuri jalan, kami sampai di sebuah perkampungan yang terasa sangat berbeda. Di sini terasa seperti menakutkan dan juga sangat sepi. Seperti tidak ada tanda kehidupan dan membuat kami terus merasaa aneh. Kami berjalan masuk dan di depan jalan terdapat tulisan di papan kayu yang sudah lama dan tidak kokoh. "Selamat datang di Kampung Lamuna." Kata Vita sambil membaca tulisan papan kayu itu.
611.7K viewsCompletedAdded to Library 375 Times as teks kalamun
Read
+Library
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Cuih Tiba-tiba Kamali meludah ketika dia mengatakan kata gusti kepada Kala. “AING TEU SUDI NGOMONG GUSTI KA SI KALA SABENERNA MAH, SOALNA ELMU AING LEUWIH KUAT TIBATAN MANEHNA. (AKU TIDAK SUDI MENYEBUT TUAN KE SI KALA SEBENARNYA, SOALNYA ILMUKU LEBIH KUAT DARIPADA DIRINYA.)”
9.8683.3K viewsCompletedAdded to Library 26.0K Times as teks kalamun
Show Reviews (174)
Read
+Library
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Read All Reviews
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status