Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Villainess Ingin Bikin Baby Dulu, Balas Dendam Kemudian

Sang Villainess Ingin Bikin Baby Dulu, Balas Dendam Kemudian

Kukunya yang terawat indah nan tajam menusuk telapak tangannya, tapi dia tidak merasakan sakit. Beberapa wanita muda berbicara di antara mereka sendiri ketika mereka menyadari ada beberapa cupang di kulit Fuschia yang terbuka. Warna kemerahan terlihat jelas karena kulit Fuschia seputih salju. Mereka tersipu karena suatu alasan. Tapi wanita yang lebih tua tampaknya terganggu.
1020.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 563 kali sebagai telapak kaki putih pucat
Baca
+Pustaka
AFTERFALL

AFTERFALL

“Kau akan menyadari kemampuan luar biasa ku saat tiba di ujung, Putri.” Kaki jenjang Pangeran Cliftone yang terbalut sepatu boot berbahan karet di bagian alasnya serta kulit kuda yang diwarnai hitam mengkilap menghasi sisanya itu berjalan tanpa kesulitan. Bahkan pria itu tidak perlu memelankan langkahnya. Ia berjalan dengan kecepatan normal tanpa sedikit pun terpeleset kecil lantaran lumpur yang licin.
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 286 kali sebagai telapak kaki putih pucat
Baca
+Pustaka
Cinderella Tanpa Sepatu Kaca

Cinderella Tanpa Sepatu Kaca

Terlebih saat yang tertera di sana adalah gambar sebuah sepatu. Saras mendekat untuk bisa melihat lebih jelas. Gambar sepatu pada halaman yang terbuka tersebut tampak cantik dengan aksen tali. Warnanya hijau daun, tapi baru sebagian saja yang terisi. Tampaknya desain tersebut belum sepenuhnya selesai. Namun, meski begitu Saras sudah langsung menyukainya.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai telapak kaki putih pucat
Baca
+Pustaka
Istri Yang Kucampakkan Ternyata Presdir Kaya

Istri Yang Kucampakkan Ternyata Presdir Kaya

Bahkan saat dia harus menghadapi klien sangat penting dan berharga mahal pun, Alex tidak pernah segugup ini. Perlahan namun pasti, kaki yang tidak terlalu jenjang itu mulai tertangkap di lensa mata Alex. Warna putih yang bagaikan hamparan pasir putih pantai yang terhampar luas diterpa sinar matahari, membuat kulit sehat itu tampak semakin bersinar di mata Alex.
1020.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 664 kali sebagai telapak kaki putih pucat
Baca
+Pustaka
Perfect Partner

Perfect Partner

Pas di kaki Flavia yang berwarna putih. “Berapa harganya?” tanya Flavia pada pramuniaga sambil hendak memasang sepatu di kaki satunya. “Lima belas juta.” Pramuniaga memberitahu. Seketika Flavia membulatkan matanya. Dia benar-benar terkejut. Karena harganya tidak masuk akal baginya. Tentu saja Flavia takut membeli barang dengan harga segitu. Dia segera melepaskan sepatunya, padahal yang satu tadi nyaris dipakai.
1017.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 494 kali sebagai telapak kaki putih pucat
Baca
+Pustaka
His Obsession

His Obsession

Megan tidak bisa menahan tenaga Luke yang memaksa meraih kakinya untuk diobati. Disana, diatas tumit Megan kulitnya mengelupas karena lecet yang ditimbulkan dari geserkan sepatu dan kulitnya. Ugh, pasti rasanya perih sekali. Ditambah jari-jari kaki Megan rasanya kebas dan memerah, aliran darah sepertinya tidak berjalan lancar disana. "Kusarankan lebih baik kau memakai flatshoes dulu," ujar Luke sambil membalut luka Megan dengan plester luka.
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai telapak kaki putih pucat
Baca
+Pustaka
Repeated Past!

Repeated Past!

Kemudian, dasi berwarna senada dengan rok dan kaus kaki putih sepanjang betis. Selanjutnya, dia berjalan ke arah meja rias. Diperhatikannya sekilas wajah putih pucatnya. Semua orang berkata bahwa wajah pucatnya mengingatkan mereka akan para vampir di serial Twilight. Tapi, dia tidak peduli. Yang orang-orang itu lakukan memang berbisik di belakangnya, tapi dengan suara seperti itu, bahkan saat dirinya sudah lumayan jauh pun, dia masih bisa mendengar mereka.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai telapak kaki putih pucat
Baca
+Pustaka
Putih Abu-abu

Putih Abu-abu

Menyeka keringat di kening yang mulai bercucuran. Pria bertubuh gembul, kumis tebal yang menutupi bibir bagian atas dan rambut yang sebagiannya sudah memutih menatap Carla. Ia sapu gadis itu dengan tatapannya dari ujung rambut hingga ujung kaki. Sepasang matanya memicing melihat gadis yang masih asing di hadapannya itu. “Apa Neng siswa baru di sini?” tanya pria itu dengan ramah. Begitu kontras dengan wajahnya yang tampak garang.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai telapak kaki putih pucat
Baca
+Pustaka
Sepatu

Sepatu

Embun di pagi buta terasa begitu sejuk, ditemani dengan langit berwarna keunguan nan gelap yang begitu indah. Pada saat itu, makhluk selainnya pun terbangun untuk mengawali aktivitas baru. Ayam yang mulai berkokok, burung berkicauan, mereka turut memeriahkan pagi yang cerah kan tiba. Mentari yang mulai naik secara perlahan, awan-awan yang begitu indah mulai bermunculan, menghiasi langit berwarna biru cerah itu. Ternyata hari yang cerah itu adalah hari yang bersejarah bagi persahabatan mereka, bahkan bertempatkan pada tempat yang bersejarah pula.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai telapak kaki putih pucat
Baca
+Pustaka
Namanya, Kalendra

Namanya, Kalendra

Tanganku mengambil satu sepatu yang dipajang di display, memperhatikan nya dengan seksama. "Bagus." Aku langsung menoleh ke arah Kale yang ternyata sudah berdiri di belakangku. "Iya kan?" Bibirku tersenyum senang karena ternyata selera ku tidak salah. Kale juga mengakui bahwa sepatu sport yang memiliki warna putih dan sedikit warna pink ini memang cantik. "Walaupun sudah didiskon tapi harganya masih lumayan ya?" kata Kale kemudian.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai telapak kaki putih pucat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status